Warga Bakal Lawan Eksekusi Tanah di Mandonga, Putusan Salah Objek

241
Warga yang digugat lahannya di dampingi kuasa hukum. (FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Lahan milik dua warga di Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari, Maddatuang dan Damaris Sikatta, bakal dieksekusi Pengadilan Negari (PN) Kendari.

Agenda eksekusi direncanakan, Selasa (25/8). Warga memastikan akan melakukan perlawanan karena putusan objek lahan dinilai keliru.

Kuasa hukum pemilik lahan, Hasrun menuturkan, putusan kasasi di Mahkamah Agung (MA)  diklaim pemilik lahan Kemal Pasya selaku penggugat kliennya yakni seluas 1.800 meter persegi.

Sedangkan, hasil pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari, lahan 2 kliennya tersebut hanya seluas 2.400 meter persegi.

“Pengadilan belum melakukan sita eksekusi. Jadi, kita belum tau batas-batas tanah yang akan dikosongkan. Jika dieksekusi, merugikan klien saya,” ujar Hasrun ditemui rumah kliennya, Rabu (19/8).

Hasrun mengungkapkan, kliennya memiliki bukti alas hak berupa akta jual beli tahun 1993, tanah tersebut dibeli dari seseorang bernama Harfian.

Pihaknya, sudah mengajukan permohonan pembuatan sertifikat di BPN Kota Kendari dan sudah dilakukan pengukuran.

Kamal Pasya selaku penggugat memiliki sertifikat hak tanah nomor 165 tahun 1978 yang menurut Hasrun , letak objek di dalam sertifikat itu berada di Wuawua.

“Kita tahu, wilayah administrasi Wuawua dan Mandonga tidak pernah bergabung. Sedangkan lahan yang disengketakan ada di Mandonga. Ini jelas ada kekeliruan dalam putusan itu. Kita akan ajukan surat keberatan ke MA,” ujar Hasrun

Terpisah, Hubungan Masyarakat (Humas) PN Kelas IA Kendari Kelik Trimargo mengatakan, putusan MA itu sudah berkekuatan hukum tetap (BHT) dan tidak akan lagi dilakukan penyitaan  juru sita pengadilan. Tanah tersebut langsung akan dikosongkan.

“Biasanya kalau putusan sudah berkekuatan hukum tetap langsung eksekusi riil. Tidak (eksekusi sita) langsung pengosongan,” ujar Kelik melalui WhatsApp, Rabu (19/8).

Untuk diketahui, lahan yang disengketakan di Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari tersebut telah berdiri 2 rumah warga yang digugat. (m2/man)

Facebook Comments