SMKN 2 Kendari Buat Kombinasi PBM Daring dan Luring di Tengah Covid-19

150
Muh Janes S.Pd., M.Pd. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Untuk mengefektifkan Proses Belajar Mengajar (PBM) di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kendari membuat kombinasi pembelajaran secara dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SMKN 2 Kendari, Muh Janes mengatakan, itu dilakukan sejak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengintruksikan melakukan PBM daring sejak akhir Maret karena Covid-19.

“Menindaklanjuti intruksi tersebut, sekolah langsung berinisiatif membuat jadwal mengajar para guru lingkup SMKN 2 Kendari, untuk menyukseskan sistem pembelajaran daring ini,” ujarnya baru-baru ini.

Lebih lanjut, dia mengatakan, berdasarkan hasil rapat pihak sekolah Tahun Ajaran (TA) 2020/2021, disepakati bahwa apabila ada guru yang ingin melaksanakan sistem luring harus melakukan pembagian sif. Misal, sebut dia, dalam 1 kelas terdiri dari 20 siswa, maka dibagi menjadi 2 sif saja.

“Kalau ada guru yang menginginkan PBM luring, kita bolehkan dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan (prokes), dan jumlah siswa 1 ruangan belajar (rombel) tidak lebih dari 10 orang,” ucapnya.

Bukan itu saja, kata dia, siswa yang tidak dapat mengakses sistem pembelajaran daring karena keterbatasan sarana prasarana (sapras) seperti gadget, pihak sekolah berinisiatif mewajibkan siswa mengambil bahan pelajaran dan diberikan pekerjaan rumah (PR).

“Saya berharap, PBM di tengah Covid-19 tidak membatasi siswa mendapatkan ilmu  pengetahuan, dan pelaksanaan pembelajaran daring benar-benar maksimal,” tuntasnya. (r1/nir)

Facebook Comments