Coba Cek Rekening! BSU untuk Pekerja Sudah Cair

609
Ilustrasi

KENDARI, BKK- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Sulawesi Tenggara pada Kamis (27/8) kembali menerima masukkan data dari 3.805 perusahaan. Sejauh ini, telah terkumpul sebanyak 75.915 data karyawan yang akan diajukan sebagai penerima bantuan subsidi upah (BSU) sebesar Rp600 ribu per bulan untuk selama 4 bulan.

Kepala BPJAMSOSTEK Sultra Muhyiddin Dj melalui telepon selulernya (ponsel) mengatakan, dari data tersebut yang sudah dinyatakan valid sebanyak 72.084. Data yang sedang dalam proses validasi sebanyak 3.805.

“Untuk data yang dinyatakan tidak valid sebanyak 26. Untuk 26 data yang tidak valid, BPJAMSOSTEK Sultra sudah melakukan konfirmasi kembali ke perusahaan/HRD masing-masing, agar data tersebut dapat diperbaiki dan disesuaikan agar karyawan yang dimaksud tersebut tetap mendapatkan BSU,” katanya.

Dia berharap BSU yang diberikan oleh Pemerintah dapat segera digunakan atau dibelanjakan untuk kebutuhan masing-masing tenaga kerja penerima.

Jokowi: Subsidi Gaji 600 Ribu Cair Hari Ini Atau Besok

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemarin, secara resmi meluncurkan bantuan subsidi gaji bagi para pekerja maupun buruh. Prosesi peluncuran ini dilakukan di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berbicara di depan para penerima subsidi gaji tersebut, Jokowi menegaskan insentif ini akan cair hari ini kepada 2,5 juta pekerja. Jika terlambat, maka kemungkinan subsidi cair pada Jumat.

“Kita harapkan yang 2,5 juta orang ini ada yang menerimanya hari ini (kemarin, red), dan mungkin mundur besok (hari ini, red) karena jumlahnya jutaan,” kata Jokowi, Kamis (27/8).

Jokowi mengatakan sekitar 15,7 juta pekerja yang memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta terdaftar sebagai peserta iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mendapatkan bantuan tersebut.

“Kita harapkan nanti di bulan September selesai 15,7 juta pekerja. Semuanya diberikan,” katanya.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu berharap bantuan ini bisa meningkatkan daya beli maupun konsumsi rumah tangga para pekerja dan buruh yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kita harapkan nantinya setelah ini diberikan kepada bapak ibu sekalian, konsumsi rumah tangganya naik,” jelasnya.

Tahap Pertama Sudah Ditransfer ke Himbara

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, pemerintah telah mendapat 2,5 juta data penerima bantuan subsidi gaji tahap pertama. Data tersebut telah sesuai dengan syarat dan kriteria yang diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020.

Dia menjelaskan, bantuan subsidi gaji tersebut akan ditransfer langsung melalui empat bank milik negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BTN.

“Proses penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui bank penyalur yang terhimpun dalam Himbara, dan akan ditransfer langsung ke masing-masing rekening pekerja atau buruh,” kata Ida di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8).

Penyaluran bantuan subsidi gaji tahap pertama ini telah disalurkan kepada nomor rekening yang tercatat dalam data di keempat bank Himbara tersebut. Menurut catatannya, penerima uang bantuan Rp1,2 juta di tahap pertama ini paling banyak merupakan nasabah Bank BNI.

“Penyaluran selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai keseluruhan target sebanyak 15,7 juta penerima program,” dia menambahkan.

Menurut data terakhir yang diterimanya, jumlah rekening calon penerima subsidi gaji yang berhasil dikumpulkan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 13,8 juta orang, atau 88% dari target.

“Sedangkan data yang sudah divalidasi dan diverifikasi oleh BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan kriteria Permenaker (14/2020) sejumlah 10,8 juta orang, atau 69% dari target,” ujar Ida. (m4/iis)

Facebook Comments