3 Kajari di Sultra Berganti

265
Pelantikan di Kejati Sultra (FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Sebanyak tiga Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) di Sulawesi Tenggara (Sultra) berganti yakni Kajari Kendari, Kajari Wakatobi dan Kajari Kolaka.

Pergantian tersebut ditandai dengan pelantikan yang dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, R Febrytrianto di Aula Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Selasa (25/8).

Kajari Kendari kini dijabat oleh Shirley Sumuan SH MH yang dulunya menjabat sebagai Inspektur Muda IV pada Inspektur Keuangan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI.

Shirley menggantikan Said Muhammad SH MH yang kini menjabat Kasubdit Kepabeanan Cukai dan TPPU pada Direktur Uheksi Jampidsus Kejagung.

Kajari Kolaka kini dijabat oleh Indawan Kuswandi SH MH yang dulu menjabat Kajari Luwu Utara di Masamba Sulawesi Selatan (Sulsel). Indawan menggantikan Taliwondo SH MH yang kini menjabat Kajari Subang.

Kajari Wakatobi kini dijabat Suyanto SH MHum yang dulu menjabat sebagai Koordinator pada Kejati Kalimantan Selatan. Suyanto menggantikan Ade Hermawan yang kini menjabat sebagi Kajari Kota Banjar.

Selain tiga Kajari beberapa pejabat di Kejati Sultra juga berganti yakni Asisten Pengawasan di Kejati Sultra kini dijabat Andi Mirnawaty SH MH yang sebelumnya menjabat Kejari Cilegon menggantikan Muhammad Kandi SH MH. Muhammad Kandi yang kini menjabat sebagai Fungsional di Kejagung.

Serta, Koordinator di Kejati Sultra kini dijabat Marolop Pandiangan SH MH yang sebelumnya menjabat Kasi Evaluasi dan Laporan pada Subdirektorat Aribitrase Direktorat Perdata dan Tun pada Kejaksaan Agung.

Koordinator pada Kejati Sultra Siswaton SH MH yang sebelumnya menjabat Kasi Perdata dan Tun Kejati DI Yogyakarta serta Koordinator Robin Abdi Ketaren SH sebelumnya menjabat sebagai Pemeriksa Tugas Umum dan Perlengkapan pada Inspektur Muda Kepegawaian dan Tugas Umum Inspektorat II Jaksa Agung Muda Bidang Pengawas Kejagung.

Kajati Sultra R Febrytrianto menuturkan alih tugas jabatan dan alih wilayah penugasan dalam organisasi merupakan yang lazim terjadi dan kebutuhan organisasi dalam lingkup berokrasi, tak terkecuali Institusi Kejaksaan.

“Proses menejemen ini untuk menjaga keseimbangan organisasi kejaksaan. Pada pejabat lama saya ucapkan terimah kasih atas dedikasi, loyalitas dan prestasi kerja selama menjabat. Sedangkan, untuk pejabat baru segera menyesuaikan untuk menjalankan tugas pokok masing-masing,” pungkasnya. (m2/r4)

Facebook Comments