Revisi RTRW, DPRD Konsel Sementara Uji Publik

47

ANDOOLO, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Selatan (Konsel) tengah melakukan uji publik atau turun lapangan terkait revisi rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) daerah setempat melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo menjelaskan pembahasan RTRW tidak mandek, justru saat ini, pihaknya sedang konsentrasi membahas perubahan peraturan daerah (Perda) tentang RTRW di Konsel.

Dikatakan, baik DPRD maupun Intansi lain diinstruksikan untuk kerja dari rumah. Dengan kata lain covid-19 menghambat proses kerja tatap muka. Termaksud didalamnya membahas Revisi RTRW. Disamping itu, dokumen yang diserahkan oleh Pemkab Konsel  belum lengkap, nanti bulan April baru dilengkapi.

Memasuki bulan Mei 2020, masih kata dia, pihaknya harus menuntaskan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2109 yang tenggang waktunya hanya 30 hari sesuai perintah Undang Undang, dan tidak boleh diundur.

“Makanya saat ini Bapemperda sedang konsen membahas itu, Raperda ini sangat sensitif, jangn hanya berfikir investor, investor, dan proyek, disana ada masyarakat yang akan menanggung efeknya, harus difikirkan itu, jangan hanya berfikir proyek dan proyek, ini sensitif, kami duduk disini, sebagai wakil rakyat, maka keputusan kami harus atas kehendak rakyat, kami harus bertanya ke masyarakat,” jelasnya.

Olehnya itu, pihaknya saat ini sedang membahas secara tekhnis serta melakukan uji publik atau turun lapangan untuk mendengarkan tanggapan masyarakat apakah kawasan yang dijadikan lokasi yang dijadikan kawasan industri, pertanian, perumahan dan lain lain itu sesuai dan akan bermanfaat, jika tidak ada masalah dan masyarakat sudah meligitimasi, maka pihaknya segera menetapkan.

“Revisi RTRW pasti jadi, hanya soal waktu, Persub akan berakhir sampai November, dan pasti selesai sebelum itu, Bapemperda sudah bekerja maksimal. Kami harap Pemkab jangan memanas-manasi, seakan-akan DPRD fakum. Setiap hari kami menerima laporan penyelewengan covid-19 dan masalah lainnya. RTRW penting tapi harus ada skala prioritas, bahwa soal perut, soal makannya rakyat yang mendesak, ini jauh lebih penting,” tutupnya.(r2/r4)

Facebook Comments