Polisi Ciduk Spesialis Curanmor di Kolaka

35
Waka Polres Kolaka dan Kasat Reskrim danDua Terduga Pelaku dan Barang Bukti saat Press Conference di Mako Polres Kolaka

KOLAKA, BKK – Kepolisian Resor (Polres) Kolaka mengungkap kasus pencurian sembilan unit kendaraan roda dua (curanmor).

Dari pengungkapan kasus tersebut, Polres Kolaka berhasil mengamankan lima orang pelaku curanmor yakni AR (18) warga Kelurahan Laloeha, IR (17) warga Kelurahan Kolakaasi, SA (18) warga Kecamatan Wawo, MA (22) dan satu pelaku lainnya sudah dilimpahkan ke Rutan Kolaka.

Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kolaka, Komisaris Polisi (Kompol) Robert Silas Borroh menjelaskan dari hasil penyidikan, kelima tersangka diketahui melakukan aksi dilokasi yang berbeda. Diantaranya, di Jalan Daeng Pesau, Jalan By Pass (Depan Hotel Sutan Raja) dan Kompleks Perumahan Biru, Kelurahan Lamokato.

Selain itu, sambung dia, salah satu diantara tersangka pernah menjalankan aksinya di Masjid Agung Khaerah Ummah, Rumah Susun (Rusun) dan Jalan By Pass. Dari hasil pemeriksaan kelima orang tersangka ini ada yang merupakan pemain lama dan pemain baru.

“Kasus curanmor ini ada tiga laporan polisi dengan dua tersangka. Kemudian pengungkapan barang temuan polisi berdasarkan pengaduan masyarakat,” ujarnya di Mako Polres Kolaka, Selasa (30/6).

Robert menuturkan bila modus yang digunakan pelaku untuk melakukan pencurian semua hampir sama, yaitu mengintai korban saat kendaraan terparkir kemudian pelaku beraksi dengan cara merusak rumah kunci kemudian menghidupkan dan membawa lari kendaraan tersebut.

“Barang bukti yang diamankan sebanyak sembilan unit sepeda motor merek Yamaha Mio dan Fino. Sebagian sudah diketahui pemiliknya, jadi akan dikembalikan,” tambahnya.

Wakapolres ini mengimbau kepada semua warga agar senantiasa menjaga kendaraannya, memarkir kendaraan dengan baik dalam kondisi leher terkunci, atau memarkir di kawasan yang bisa diawasi secara langsung atau terpantau CCTV.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara. (m5/r4)

Facebook Comments