Optimalkan Penggunaan APC, BPTD Sultra Bangun Sinergi dengan DPW Alfi/Ilfa

35
Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf saat memberikan stiker alat pemantul cahaya dan alat segitiga kepada DPW Alfi/Ilfa Sultra H Abraham. (FOTO: FAYSAL/BKK).

KENDARI, BKK – Untuk mengoptimalkan penggunaan alat pemantul cahaya (APC) di Sulawesi Tenggara (Sultra), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VXIII Sultra bersinergi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia / Indonesian Logistics  and Forwarders Association (Alfi/Ilfa).

Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra Benny Nurdin Yusuf mengatakan, di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) saat ini, pihaknya terus melakukan pelayanan secara optimal, terlebih dalam pengawasan angkutan barang.

Bahkan, tambah dia, pihaknya telah berdiskusi bersama DPW Alfi/Ilfa terkait beberapa regulasi penyelenggaraan peti kemas.

“Tadi kita sudah beritahukan kepada mereka tentang aturan PM 14 Tahun 2007 tentang penyelenggaraan angkutan peti kemas dijalan dan PM 60 Tahun 2019 tentang aturan angkutan jalan di jalan, yang dirangkaikan dengan pemasangan APC,” ujarnya, Selasa (28/7).

Jadi, jelas dia, kalau trayk itu harus menggunakan stiker APC warna putih samping dan merah untuk belakang. Sementara, tambah dia, untuk headnya itu warna kuning.

“Berdasarkan data yang kami peroleh dari Alfi/Ilfa, di Sultra ada sekitar 30% pengusaha yang baru memenuhi angkutan peti kemas sesuai PM 14, yaitu trailer dengan tempelannya. Kemudian 70% itu sebagian besar angkutan plat dek atau truck dek yang masih belum sesuai aturan,” paparnya.

Sementara, Ketua DPW Alfi/Ilfa Sultra H Abraham mengatakan, di Sultra sendiri khusus wilayah daratan angkutan peti kemas sekira 30% telah patuh memasang APC, namun masih ada sekira 70% belum patuh akan itu.

“Ke depan kami komitmen kepatuhan akan PM 14 sudah harus 100%. Tapi kami meminta waktu untuk membenah ini,” tuntasnya. (m3/nir)

Facebook Comments