Jelang Iduladha, RPH Prediksi Pemotongan Sapi Meningkat

56
Ilustrasi.

KENDARI, BKK – Jelang lebaran Iduladha, Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kendari memprediksi akan ada peningkatan pemotongan hewan kurban. Bahkan diprediksi dalam sehari RPH bisa memotong lebih dari 17-20 ekor sapi.

Kepala UPTD RPH Kota Kendari Romy Yulianto mengatakan, untuk saat ini pemotongan hewan di RPH sudah mulai normal, jika dibandingkan awal merebaknya Coronavirus disease 2019 (Covid-19) Maret lalu, yang mengakibatkan penurunan pemotongan sapi.

“Untuk bulan Juli ini  sudah normal kembali, juga sudah ada peningkatan jumlah hewan yang disembeli jika dibandingkan 3 bulan terakhir. Sekarang rata-rata RPH sudah menyembelih 17-20 ekor sapi per hari,” ungkap Romy Yulianto, kemarin.

Ia mengungkapkan, hingga Juli ini stok sapi di RPH ada sekitar 40-50 ekor. yang dipasok dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra), seperti Konawe Selatan (Konsel), Konawe, Muna, dan Kendari. Sehingga pihaknya memastikan mampu memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat Kota Kendari.

“Kebutuhan warga Kendari hanya sekitar 20 ekor per hari, sedangkan pasokan kita terus berdatangan. Paling banyak dari Konsel sekitar 80%, disusul daerah lainnya sekitar 15-20%. Kota Kendari sendiri sekitar 3-5% saja,” paparnya.

Ia pun memastikan, bahwa sapi yang disembelih nantinya adalah sapi sehat. Sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang dipegang  dalam prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Apalagi sebelum pemotongan, lanjutnya, terlebih dahulu diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan, serta beberapa petugas lainnya.

“Kita berharap agar masyarakat melakukan pemotongan di RPH Kota Kendari, agar lebih terkordinir dan terjamin kesehatannya. Sebab, hal itu sudah diatur dalam Pasal 61 ayat (3) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan,” tutupnya. (m1/nir)

Facebook Comments