Iskandar Mekuo Balik Ultimatum PDIP

45
Iskandar Mekuo.

KENDARI, BKK- Iskandar Mekuo mengaku pasrah jika dipecat oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), karena mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati (Wabup) Konawe Utara (Konut).

Bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Konut ini berkukuh tetap mencalonkan diri, meski partainya telah mengeluarkan rekomendasi kepada Ruksamin, Bupati Konut, bukan kepada dirinya.

Pihaknya mengaku sedang menunggu keputusan pemberhentian dari kepengurusan ataupun keputusan pergantian antarwaktu (PAw) atas dirinya, yang kini juga sedang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konut.

“Iya, itu kan nanti partai yang PAw. Kita tunggu saja keputusan partai,” ujar Iskandar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (27/7).

Ia melanjutkan, jika sampai September belum ada keputusan atas pemberhentian dirinya di PDIP, maka Iskandar akan mengajukan surat pengunduran diri sendiri.

“Mengingat, syarat pencalonan di komisi pemilihan umum (KPU) harus mencantumkan surat pengunduran diri bagi anggota legislatif,” alasnya.

Iskandar diketahui akan berlaga di Pilkada Konut 2020 mendampingi Raup, Wabup Konut saat ini.

Pasangan Raup-Iskandar setidaknya telah mengamankan surat keputusan (SK) rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 4 kursi legislatif setempat, dan sudah bisa memenuhi syarat minimal pendaftaran di KPU.

Tidak hanya PAN, pihaknya juga mengaku sedang menjalin komunikasi dengan Partai Hanura yang memiliki 1 kursi legislatif. (p5/iis)

Facebook Comments