Ekonomi Sultra Masih Lemah, Balitbang Sultra Gelar Diskusi Ekonomi

67
Balitbang Sultra saat menggelar diskusi bidang ekonomi. (FOTO: FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK – Ekonomi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini masih terbilang lemah, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sultra gelar diskusi bidang ekonomi.

Diskusi tersebut dilakukan atas permintaan Gubernur Sultra Ali Mazi, agar menelaah masalah dan solusi ekonomi Sultra dalam masa pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19) ini.

“Jadi, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus bekerja cepat dan cermat guna pemulihan ekonomi kita di tengah pandemi ini. Harus telaah masalah dan bagaimana solusi untuk pemulihan ekonomi Sultra. Sebab saat ini ekonomi kita masih terbilang lemah,” ucap orang nomor 1 di Bumi Anoa ini belum lama ini.

Menyikapi hal ini, Kepala Balitbang Sultra Sukanto Toding mengatakan, untuk menelaah masalah tersebut, pihaknya langsung melakukan kegiatan diskusi ekonomi, terkait pemulihan ekonomi Sultra di masa pandemi Covid-19.

“Jadi, kita melaksanakan kegiatan ini sebagai telaah kebijakan bagi gubernur menjawab pertanyaan Presiden atas kondisi ekonomi Sultra di masa pandemi yang tergolong lemah. Hal ini kita lakukan untuk melihat sejauh mana kebijakan yang telah dibuat, dalam upaya stabilitas ekonomi kita,” katanya, Kamis (9/7).

Dikatakan, dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) serta pembatasan fisik saat pandemi, menyebabkan berkurangnya interaksi penjual sampai pembeli serta berkurangnya konsumsi rumah tangga.

“Karenanya, guna peningkatan ekonomi perlu segera shifting ke pola ‘Belanja Online’ tak terkecuali usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” tuntasnya. (m3/nir)

Facebook Comments