Dua Bersaudara Tewas di Tangan Pria Tua Kebal Sajam

17.266
Pelaku (memakai kopiah) mengaku kesal kepada korban, karena sering memindahkan pembatas tanahnya.

KOLAKA, BKK- Perkelahian sengketa batas tanah di Kabupaten Kolaka berakhir dengan tewasnya 2 bersaudara secara mengenaskan di tangan 1 seorang pria tua yang rupanya kebal senjata tajam.

Peristiwa terjadi di Desa Ladahai Kecamatan Iwoimendaa Kabupaten Kolaka pada Rabu (22/7)  sekitar pukul 17.15 Wita. Antara pelaku dan korban bertetangga.

Secara rinci, Perwira Urusan (Paur) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Brigadir Kepala (Bripka) Riswandi kepada wartawan menerangkan, kejadian dipicu persoalan batas tanah, yang mana terduga pelaku, Nasir T atau dikenal dengan Daeng Tantu (54), kesal kepada kedua korban, Sidung dan Haking, karena pagar pembatas tanah milik pelaku sering dipindahkan oleh kedua korban.

Buntutnya, kemarin sore Nasir keluar dari rumah dengan tujuan hendak ke masjid. Ia membekal badik di pinggangnya.

Saat itu, turtur Riswandi, pelaku tiba-tiba melihat Sidung di depan lapangan bola desa itu. Pelaku mendatangi lalu menikam dada korban sebanyak tiga kali.

Tak berselang lama, saudara korban, Haking, datang dengan membawa sebilah parang, hendak melawan Nasir. Ia berhasil memarangi Nasir di bagian pundak sebelah kanan.

Namun, aksi memarangi itu tidak melukai Nasir. Malah, parang milik Haking yang jatuh dipungut korban lalu berbalik melakukan penganiayaan terhadap Haking.

“Aksi membalas oleh pelaku ini mengenai leher korban hingga hampir putus,” jelas Riswandi.

Tak berselang lama petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Wolo dibantu personel Polres Kolaka menangkap dua orang pelaku. Dalam peristiwa ini, polisi tidak hanya menangkap Nasir melainkan juga pria bernama Aso (35).

Aso diketahui datang dan turut melempari Haking yang sudah terkapar dengan batu, hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Dalam potongan video yang beredar di media sosial, memperlihatkan Nasir ditangkap dalam keadaan menyerah tanpa perlawanan saat dikepung petugas. Bunyi tembakan peringatan terdengar susul menyusul.

Kedua pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Kolaka demi penyelidikan lebih lanjut. (m5/iis)

Facebook Comments