Dewan Usul Pelaksanaan Salat Ied Sebaiknya di Lapangan Terbuka

45
Rajab Jinik. (FOTO: NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mengusulkan agar pelaksanaan salat Iduladha 1441 Hijriah, sebaiknya dilaksanakan di lapangan terbuka jika pelaksanaannya akan dilakukan secara berjamaah.

Ketua Komisi III DPRD Kendari Rajab Jinik mengatakan, meskipun saat ini sedang dalam penerapan kenormalan baru (new normal), tapi kegiatan yang membuat terjadinya kerumunan sebaiknya diantisipasi mulai sekarang.

“Jadi, pelaksanaan salat ied di lapangan terbuka tentu dengan menerapkan protokol kesehatan. Seperti, menjaga jarak,” ujarnya, Kamis (9/7).

Jika, kata dia, itu dilakukan di dalam masjid dengan menjaga jarak 1 meter tiap orang, itukan memakan tempat. Apalagi, lanjutnya, masjid yang digunakan ukurannya kecil.

“Makanya, dasar inilah yang kami pertimbangkan agar kiranya pelaksanaan salat ied dilakukan di lapangan terbuka saja,” paparnya.

Soal ini, Wali Kota Kendari H Sulkarnain mengatakan, terkait mekanisme pelaksanaan salat Iduladha, hingga kini pihaknya masih mengkaji, dan belum mengeluarkan kebijakan apakah tetap dilaksanakan dengan catatan menerapkan protokol kesehatan atau tidak.

“Masih sementara kita kaji dan sementara kita diskusikan. Sebelumnya kita sudah melakukan pertemuan sekali dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI ), Kemenag dan beberapa unsur terkait. Kita masih melihat perkembangan Covid-19. Kita harap panduan salat bisa segera ada,” ungkapnya.

Meski begitu, ia menjelaskan, bahwa kepastian pelaksanaan salat Iduladha dalam waktu dekat akan segera diketahui. Sebab, alas dia, dalam 2 minggu ke depan pemkot dan pihak terkait akan kembali melakukan pertemuan, dan mengambil kebijakan pelaksanaan salat.

“Mudah-mudahan nanti 2 minggu atau paling lambat 10 hari sebelum hari H pelaksanaan salat Iduladha itu sudah bisa kita mengambil kebijakan,” tuntasnya. (m1/nir)

Facebook Comments