Wagub Sebut Pilkada Akan Dilaksanakan Sesuai Akhir Masa Jabatan

126
Lukman Abunawas. (FOTO: FAYSAL/BKK).

KENDARI, BKK- Berkait menguatnya wacana pergeseran pemilihan umum (pemilu) 2024 ke 2027, Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas menyebut, pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) nantinya akan dilaksanakan sesuai dengan masa akhir jabatan kepala daerah.

Lukman mengatakan, yang tadinya wacana pilkada serentak seluruh Indonesia pada 2024, namun dengan adanya kondisi pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) masyarakat tidak memungkinkan  untuk memilih sekaligus.

Orang nomor 2 di Bumi Anoa menambahkan, yang tadinya pilkada serentak yang diwacanakan di 2024 menjadi 2027 namun yang usai masa jabatannya akan disesuaikan.

“Misalnya berakhir masa jabatannya 2021, 2022 dan 2023 tetap dilaksanakan. Jadi nanti akan berangsur-angsur sesuai akhir periode masa jabatannya,” bebernya.

Lukman bilang, masa jabatan di bawah 2024 yang tidak jadi pelaksanaan pilkada serentak, maka akan dilaksanakan pemilihan sesuai akhir masa jabatannya.

“Jadi realisasinya sesuai akhir masa jabatannya,” paparnya.

Ade Suerani, Koordinator Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra soal ini menjelaskan, soal itu sepertinya masih menjadi bahasan di DPR-RI, dan belum ada kesepakatan.

“Tunggu saja RUU disahkan. Cuma, isunya adalah pilkada serentak nanti itu di 2027, sehingga akan ada pilkada di 2022 dan pilkada di 2023. Tapi ini belum final,” tambahnya.

Yang berlaku saat ini, tegas dia, adalah Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 bahwa pilkada serentak nasional pada 2024. (m3/iis)

Facebook Comments