PPDB Tahun ini Gunakan Sistem Zonasi Kelurahan

509
Muchdar Alimin. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Tahun ini, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2020/2021 jalur zonasi di Kota Kendari dipersempit menjadi per kelurahan.

Pasalnya, hal itu dilakukan guna meminimalisir berbagai kendala yang sering terjadi pada jalur zonasi di tahun sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kendari Muchdar Alimin mengatakan, PPDB jalur zonasi bagi calon peserta didik baru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kendari tahun ini ada sedikit perbedaan.

Seperti, kata Muchdar, terdapat beberapa calon peserta didik baru yang tidak lulus pada PPDB, akibat terdapat beberapa sekolah yang memiliki pendaftar melebihi dari jumlah kuota yang disediakan.

Diakuinya, masing-masing SD dan SMP di Kendari telah memiliki kuota yang telah ditetapkan Dikmudora, berdasarkan kapasitas sekolah tersebut.

“Misal, SMPN 1 Kendari tahun lalu mengusulkan 320 kuota untuk calon peserta didik baru. Sementara jumlah pendaftar di sekolah tersebut melebihi jumlah kuota. Sehingga, banyak siswa yang tidak lulus,” ujarnya, Selasa (2/6).

Hal inilah, lanjutnya, yang mendasari Dikmudora mengganti sistem PPDB dari jalur zonasi per Kecematan menjadi per kelurahan.

“Jadi tahun ini, hanya siswa yang di Kelurahan Kemaraya Kota Kendari yang bisa mendaftar melalui jalur zonasi di SMPN 1 Kendari. Kalau tahun lalu itu cukup luas, yakni se-Kecamatan Kendari Barat. Sehingga, pendaftar di SMPN 1 melebihi kuota,” paparnya.

Muchdar menyebutkan, tahun ini Dikmudora Kendari menyiapkan total kuota untuk SD-SMP di Kendari 11.000 kursi, dengan rincian SD 6.000 dan SMP 5.000 kursi. Ini ditentukan berdasarkan jumlah lulusan dari TK dan SD yang tersebar di Kendari. (r1/nir)

Facebook Comments