Perahu Ditabrak Tugboat, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Cempedak

113
Tim Rescue Basarnas Kendari melakukan pencarian. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK- Seorang nelayan hilang setelah ditabrak kapal tugboat pada Rabu (24/6) sekitar pukul 20.00 Wita, belum ditemukan setelah upaya pencarian oleh tim Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Kendari.

Identitas nelayan diketahui bernama Idar (40), berasal dari Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Tugboat adalah kapal tunda yang digunakan untuk menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya. Biasanya digunakan oleh perusahaan tambang.

Pejabat Hubungan Masyarakat (Humas) Basarnas Kendari Wahyudi menuturkan, pihaknya baru menerima laporan pada Kamis (25/6) sekitar pukul 11.40 Wita.

Tim yang diturunkan melakukan pencarian menemukan perahu yang digunakan nelayan tersebut dalam posisi terbalik, tapi orangnya tidak ada.

Ia merinci, Idar menggunakan perahu kecil (longboat), mencari dan mengumpulkan ikan, kemudian dibawa ke kapal induk (pengumpul).

“Tidak (kapalnya tidak hancur, red). Laporan yang diterima dari juragan kapalnya, ditabrak tugboat. Sementara dikumpulkan informasi kapal (penabrak) yang dimaksud,” ujar Wahyudi melalui sambungan telepon.

Sebelum menerima laporan tersebut, Wahyudi menuturkan, telah dilakukan pencarian oleh nelayan lain, namun hasilnya nihil, korban belum ditemukan.

Setelah menerima permintaan bantuan pukul 11.40 Wita, lanjut dia, tim diterjunkan pukul pukul 12.00 Wita.

“Diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.

Menurut Wahyudi, tim Rescue Basarnas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.00 Wita dan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.

Hingga pukul 17.00 Wita, sambung dia, hasil pencarian masih nihil, korban belum ditemukan.

“Operasi pencarian dihentikan sementara. Dilanjutkan Jumat pagi dimulai pukul 06.00 Wita,” terangnya. (m2/iis)

Facebook Comments