Pekan Ini, ASN di Sultra mulai Terapakan New Normal

38
Lukman Abunawas. (FOTO: FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) Lukman Abunawas menyebutkan mulai pekan ini, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sultra mulai menerapakan new normal.

Lukman mengatakan, untuk Sultra sendiri mulai mulai Jumat (5/6) diterapkan sistem kerja ASN dalam kebijakan new normal, jelang penanggulangan corona virus disease 2019 (Covid-19).

“Insya Allah tetap kita laksanakan. Dan tugas-tugas mengenai percepatan penanggulangan Covid-19 tetap kita lakukan bersama gugus tugas,” ujar Lukman, Selasa (2/6).

Dia bilang, dengan diberlakukan new normal ini, pihaknya akan lebih meningkatkan kehadiran ASN.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sultra ini menambahkan, saat ini ASN masih berkantor masih melakukan aturan sif, sambil menunggu petunjuk dari pusat.

“Yakni, organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengatur sif pagi sampai siang, begitupun siang sampai sore. Ada juga OPD yang diatur sifnya per minggu. Jadi, tergantung masing-masing OPD,” paparnya.

Jika new normal sudah diterapkan, kata dia, maka aktivitas di rumah ibadah bisa dilakukan lagi. Sementara, lanjutnya, untuk sekolah masih dipertimbangkan.

“Tapi, khusus Kota Kendari perberlakukan rumah ibadah masih melihat kondisi,” tandasnya.

Hal senada dikatakan Wakil Wali Kota Kendari Hj Siska Karina Imran. Dia bilang, ASN lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan melakukan aktivitas seperti biasa pada 5 Juni nanti.

Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 57 Tahun 2020 yang diterbitkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Dikatakan, aktivitas yang dimaksud adalah, tidak ada lagi yang kerja dari rumah, melainkan masuk kantor, dan menjalani pekerjaan seperti biasa sesuai protokol Covid-19.

“Intinya bekerja seperti biasa, mungkin hampir sama seperti new normal yang dimaksud. Tapi hanya di lingkup pemkot saja utamanya ASN yang memang harus bekerja untuk masyarakat Kendari,” tuntas Siska saat ditemui di DPRD Kendari. (m3-m1/nir)

Facebook Comments