Mei 2020, Kendari Alami Inflasi 0,31%

45
Mohammad Edy Mahmud. (FOTO: WATY/BKK)

Kendari, BKK- Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara(Sultra) mencatat, Kota Kendari mengalami inflasi sebesar 0,13% pada Mei 2020, dengan indeks harga konsumen (IHK) 103,42.

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud mengungkapkan, inflasi di Kota Kendari disebabkan naiknya indeks harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau 1,23%. Selnajutnya kelompok transportasi 0,45%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,24%, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaa rutin rumah tangga 0,22%.

“Kemudian inflasi terjadi di kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,07%; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,06%,” ujarnya melalui video conference, Selasa (2/6)

Edy menjelaskan, untuk kelompok yang menyumbangkan deflasi antara lain kelompo informasi, komunikasi dan jasa keuangan 2,05% dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar lainnya 0,07%. Sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok kesehatan dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan/relatif stabil.

“Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah bawang merah, rokok kretek filter, cumi-cumi, gula pasir, angkutan udara, mobil, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, daun kelor, ikan bandeng/ ikan bolu, dan jagung muda/putren,” ucapnya.

Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi adalah pepaya, ikan rambe, sprei, semen, wortel, jeruk nipis/limau, cabai rawit, beras, telur ayam ras, dan telepon seluler.

“Kondisi inflasi yang terjadi di Kota Kendari masih terkendali di tengah Pandemi Covid-19,” pungkas Edy. (m4/man)

Facebook Comments