Jeritan Penjual Ikan Keliling

65
Ilustrasi.

Di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang terjadi seperti sekarang ini, tentu banyak aktivitas masyarakat yang terganggu. Pendapatan masyarakat ekonomi bawah juga ikut lumpuh, setelah pemerintah menganjurkan warganya untuk tetap berada di rumah saja.

LAPORAN: NIRWAN, KENDARI.

Bagaimana nasib dan pikiran warga metro yang berprofesi sebagai pekerja harian, jika tetap di rumah saja tanpa melakukan aktivitas di luar untuk mengais rezeki buat keluarganya.

Seorang penjual ikan keliling di Kota Kendari, Wa Ode Lutfi mengatakan, pandemi sangat mempengaruhi penghasilannya.

“Kalau bicara soal laku, tiap hari alhamdulillah ada juga yang beli ikan saya ini. Tapi, pendapatan yang saya dapatkan setiap harinya tidak seperti hari-hari sebelum Covid-19 ada,” ujar Wa Ode Lutfi kepada wartawan koran ini, Selasa (2/6) pagi.

Meski begitu, dia mengaku tetap bersyukur dengan apa yang dia dapatkan. Karena, bisa membantu meringankan beban suaminya yang berprofesi sebagai tukang becak, dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Saya tetap mensyukuri atas nikmat dan rezeki yang diberikan kepada saya. Meskipun, besarannya itu jauh berbeda dibanding hari-hari normal,” paparnya.

Dia bilang, sudah kurang lebih 30 tahun suaminya berprofesi sebagai tukang becak. Meski begitu, tambah dia, berkat keuletan dia dan suaminya, sehingga mampu membiayai 4 anaknya mengenyam pendidikan.

“Alhamdulillah, anak saya sekarang ini sudah bekerja. Kita pasti senang dan bangga melihat anak-anak kita sukses dan meniti karier di tempat yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pemerintah setempat, baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari gencar memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan di tengah pandemi ini.

“Kita senang karena kami mendapat bantuan dari pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan kami sehari-sehari,” akunya.

Bahkan, lanjut dia, terkadang dia mendapatkan sekarung beras dari warga yang berempati kepadanya, ketika sedang berkeliling di lorong-lorong menawarkan ikan dagangannya.

“Sebenarnya sih dek saya tidak enak mau ambil bantuan itu. Cuman saya tidak enak mau menolaknya, apalagi warga yang memberikan sekarung berasnya kepada saya itu ikhlas,” ucapnya.

Dia berharap pandemi segera berlalu, agar warga kecil sepertinya dapat kembali mencari rezeki dengan aman dan lancar. (*)

Facebook Comments