Dewan Peringatkan RT dan Lurah Tidak Memainkan Data Penerima Bansos

387
Andi Silolipu. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari kembali mengingatkan rukut tetangga (RT) dan lurah di Kota Kendari, untuk tidak mencoba-coba memainkan data penerima bantuan sosial (bansos).

Ketua Komisi II DPRD Kendari Andi Silolipu mengatakan, bansos baik berasal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari atau pun DPRD akan terus dilakukan sampai virus corona (Covid-19) benar-benar hilang. Olehnya itu, ia meminta pihak RT tidak bermain curang.

“Kita sudah Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari untuk mempertanyakan banyaknya masyarakat yang tidak terkafer sebagai penerima bansos di kantor kelurahan, dan banyak tumpang tindih dalam penyalurannya,” ujarnya, Rabu (27/5).

Bahkan, dalam RDP tersebut dia mempertanyakan adanya database yang tidak singkron antara penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), dan bansos lainnya, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Saat kami tanya, Dinas Ketahanan Pangan mengaku bahwa data penerima bansos berdasarkan hasil musyawarah kelurahan. Tapi, kami sangat sayangkan masih saja ada masyarakat yang harusnya menerima, namun tidak terkafer,” tandasnya.

Oleh karenanya, dia meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan untuk mendata semua nama-nama penerima bansos, biar lebih jelas.

“Sehingga, tidak ada lagi oknum yang mempolitisasi penyaluran bansos di tengah pandemi Covid-19. Saya ingatkan jangan coba-coba bermain, karena kami telah membentuk panitia khusus (pansus),” tuntasnya. (m1/nir)

Facebook Comments