Iklan Atas Header

Sistem Pembelajaran Dialihkan Secara Daring, PGRI Tekankan Kesejahteraan Honorer Diperhatikan

59

-IKLAN-

Makmur. (FOTO: NIRWAN/BKK)

KENDARI, BKK – Sistem pembelajaran kini dialihkan secara daring (online) untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari menekankan kesejahteraan honorer diperhatikan.

Ketua PGRI Kota Kendari Makmur mengatakan, memang saat ini para tenaga pendidik honorer melakukan proses pembelajaran dari rumah, tapi honornya tetap seperti biasa.

“Karena, proses pembelajaran tetap dilakukan, hanya proses pembelajarannya dipindahkan dari ruang kelas (tatap langsung) menjadi pembelajaran yang dilakukan secara daring,” ujar Makmur, Rabu (1/4).

Oleh karenanya, kata dia, kepala sekolah tetap harus membuktikan kepada guru (honorer) bahwa mereka tetap menjalankan tugasnya dengan memberikan tugas kepada peserta didiknya secara daring.

“Jadi, perlu ada bukti aktivitas dari tenaga pendidik honorer bahwa dia melakukan pembelajaran kepada peserta didiknya,” paparnya.

Oleh karenanya, Makmur menekankan kepada instansi terkait agar honor tenaga pendidik yang berstatus honorer tetap dibayarkan haknya (gajinya), karena mereka tetap melaksanakan tugas-tugasnya.

“Di samping itu, kami juga tetap akan memantau eksistensi teman-teman tenaga pendidik honorer ini, terutama berkaitan dengan kesejahteraannya. Supaya menjadi perhatian pemerintah atau instansi terkait,” tandasnya.

Dia juga menekankan kepada tenaga pendidik honorer untuk lebih kreaktif mencari cara atau materi pembelajaran, yang bisa memacu peserta didik untuk lebih memahami tentang kesehatan.

“Kepada kepala sekolah untuk jangan mengabaikan hak-hak teman-teman honorer setelah melakukan kewajibannya,” katanya.

Dia juga berharap, dengan dilakukannya proses pembelajaran daring ini, tidak ada upaya pengurangan upah honorer khususnya di Kota Kendari. (nir)

Facebook Comments