Satgas Covid-19 Muna Cegat 4 TKI Dari Malaysia

60

RAHA, BKK – Satuan Tugas (Satgas) covid-19 Muna mencegat 4 warga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Muna yang baru tiba dari Malaysia.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Keja dan Transmigrasi (Nakertras) Muna, Fajaruddin Wunanto bahwa informasi itu didapatkan dari Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Kendari terkait kepulangan empat warga Muna perantau yang di deportasi dari Negara Malaysia.

“Informasi ini langsung saya sampaikan ke pihak BPBD Muna, Dinkes dan Dishub Muna. Karena 4 orang ini pulang ke Raha informasinya menggunakan penyeberangan laut dan sandar di Pelabuhan Nusantara Raha,” katanya, Kamis (16/4).

Sementara itu Kepala BPBD Muna, La Ode Ikbar Rifai membenarkan informasi tersebut. kata dia, setiba di Pelabuhan Raha, ke-4 orang pekerja tersebut langsung dibawa di posko satgas penanganan covid-19 Muna.

“Mereka tiba di Pelabuhan Raha sekitar pukul 16.00 Wita. Ke-4nya itu terdiri dari 1 perempuan dari Desa Parigi dan 3 lainnya laki-laki tinggal di Desa Gholifano dan Pola Kecamatan Maligano. Kita langsung lakukan rapid tes dan ke-4nya negatif corona,” bebernya.

Sebelumnya, jelas dia, mereka telah dilakukan karantina selama 14 hari di Medan pasca dideporatase di Malaysia. Setelah menjalani karantina, mereka diberangkatkan ke Kendari. Bahkan, sambung dia, setiba di Bandara Kendari, 4 orang warga Muna ini kembali dilakukan pemeriksaan dan hasilnyapun sama negatif.

Meskipun negatif, lanjut dia, pihaknya selaku tim satgas penanganan covid-19 Muna tetap mengantar ke 4 warga Kabupaten Muna, kekampung halamannya masing masing.

“3 orang kita antar pakai speed ke Kecamatan Maligano sekitar jam 19.00. Sekalian kita sampaikan agar mereka tetap mengisolasi mandiri disana selama 14 hari. Demikian juga dengan warga Desa Parigi, diantar pakai mobil ambulace Dinkes Muna. Dia juga harus lakukan isolasi mandiri 14 hari disana,” pungkasnya. (tri/r4)

Facebook Comments