Iklan Atas Header

PHRI Minta Penundaan Sementara Penagihan Pajak Hotel

38

-IKLAN-

Ilustrasi Pembayaran Pajak.

KENDARI, BKK – Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta, agar dilakukan penundaan sementara penagihan pajak hotel.

Ketua PHRI Sultra Ir Hugua mengatakan, sektor yang paling terdampak dari wabah virus corona (Covid-19) ini adalah pariwisata, sehingga pendapatan hotel dan restoran menurun drastis.

“Larangan untuk berkumpul demi memutus penyebaran Covid-19 juga menyebabkan banyak kegiatan terpaksa dibatalkan. Sekarang ini okupansi rata-rata 12%. Dalam seminggu ke depan pasti di bawah 10%. Tinggal satu digit,” ungkapnya, Rabu (01/4).

Ia menjelaskan, demi mengurangi dampak ekonomi terhadap pengusaha hotel, pihaknya meminta agar ada keringanan pajak dari pemerintah.

“Adapun mekanismenya bisa berupa penundaan penagihan, atau bahkan penghapusan pajak dalam kurun waktu tertentu yang disepakati,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, PHRI Sultra sudah meminta gubernur untuk menyurati para bupati dan wali kota, agar menghentikan penagihan pajak hotel dan restoran.

“Tidak usah dulu membuat pemberitahuan agar hotel melakukan pelunasan pajak. Jangankan bayar pajak, menggaji karyawan saja saat ini sangat sulit,” paparnya.

Diakuinya, di sisi lain pajak memang sangat dibutuhkan untuk pembangunan yang hasilnya kelak akan kembali ke rakyat. Namun, menurutnya, pemerintah saat ini harus mempertimbangkan kondisi pihak-pihak terdampak seperti pengusaha perhotelan.

Ia menuturkan, sejumlah hotel kini bahkan telah merumahkan karyawannya. Ada sekitar 10 ribu tenaga kerja yang terserap di 130 hotel berbintang maupun nonbintang di Sultra. Jika kondisi tidak juga membaik, maka jumlah karyawan terdampak akan semakin banyak.

“Karyawan terpaksa di rumahkan dulu. Masing-masing hotel punya perjanjian sendiri dengan pekerjanya. Dalam proses perumahan ini ditekankan saling pengertian antara pihak hotel dan karyawan. Sejauh ini tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Semoga keadaan segera membaik,” tutupnya. (m4/nir)

Facebook Comments