Bawaslu Awasi Petahana yang Manfaatkan Momen Pandemi Corona

312

KENDARI, BKK – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku sedang mengawasi petahana yang akan maju kembali di periode keduanya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, dan ada indikasi memanfaatkan momen pandemi corona untuk menarik simpati rakyat.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Sultra Munsir Salam mengatakan, pemberian bantuan sembilan bahan pokok (sembako) oleh calon petahana bisa saja menjadi persoalan jika ada unsur politis di dalamnya.

“Di tengah pandemi corona, Bawaslu RI sudah mengimbau agar petahana tidak memanfaatkan bantuan yang mereka turunkan untuk meraih perhatian masyarakat. Kita di Bawaslu daerah, juga tetap bertugas mengawasi aktivitas kepala daerah yang memberikan bantuan dengan maksud tertentu,” ujar Munsir, Minggu (26/4).

Kendati demikian, pihaknya mengakui bahwa sulit untuk membedakan maksud tujuan calon dari petahana yang memberikan bantuan pada masyarakat.

“Tapi kita pastikan, kepala daerah yang akan maju di periode keduanya, akan ditindaklanjuti Bawaslu jika kedapatan memanfaatkan bantuan Covid-19 utamanya yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebagai sarana kampanye Pilkada 2020 mendatang,” paparnya.

Bahwa pada prinsipnya, Munsir bilang, Bawaslu tidak melarang calon dari petahana untuk membantu warganya di tengah pandemi corona ini. Tetapi ia menekankan, untuk tidak digunakan sebagai kepentingan politik.

“Kita tidak ingin situasi pandemi ini menjadi abuse of power. Jangan mencari kesempatan dalam situasi krisis ini, berpolitiklah dengan santun dan jalankan kewajiban sebagai kepala daerah dengan semestinya,” pesannya. (p5/iis)

Facebook Comments Box