Wabup Konawe Minta OJK Tegaskan Penangguhan Kredit Sementara

89

UNAAHA, BKK – Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara meminta kepada pemerintah pusat melalui otoritas jasa keungan (OJK) untuk untuk menangguhkan sementara kredit cicilan pokok dan bunga kepada masyarakat Konawe.

Pasalnya, fenomena virus Corona yang hampir menyentuh seluruh wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Konawe mulai berdampak secara ekonomi saat ini. Ditambah lagi, kebijakan tentang larangan masyarakat keluar rumah oleh pemerintah berdampak terhadap penurunan penghasilan bagi warga yang selama ini berpendapatan harian.

Gusli Topan Sabara sangat prihatin atas kejadian ini. Bahkan, menurut dia, pemerintah sangat menyadari tentang pembatasan aktifitas publik sangat akan mengganggu perputaran ekonomi serta menghambat daya beli masyarakat.

Namun, sambung dia, pemerintah harus mengambil kebijakan itu sebagai langkah kongkret untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu kepada seluruh masyarakat Konawe pada khususnya.

“Dampak dari ini yang sangat akan merasakannya yakni para pelaku mikro ekonomi, UKM , tukang ojek dan usaha mikro lainnnya. Dan lebih mirisnya bagi mereka yang sedang meminjam uang atau sebagai kreditur bank atau lessing . Tidak mungkin dalam kondisi ini nasabah bersangkutan dapat menyetorkan kredit cicilannya itu,”paparnya  saat dikonfirmasi via telepon selulernya.

Terkait dengan itu, dirinya meminta kepada pihak perbankan yang ada di Konawe untuk menangguhkan sementara kredit cicilan selama masa tanggap darurat virus corona . Atau paling tidak, lanjut Gusli masa penangguhan itu sampai pada Juni 2020 mendatang.

Dikatakan, sangat memungkinkan terbatasnya kegiatan publik ini akan berdampak terhadap pada ekonomi multiplier effect. Sehingga Pemkab Konawe  sangat mengharapakan OJK dapat mengambil langkah koordinasi kepada pihak perbankan .Utamanya di daerah Konawe supaya terjadi kembali relaksasi ekonomi selama masa tanggap darurat corona ini secara global maupun nasional.

“Berdasarkan Peraturan OJK nomor 11/pojk.3/2020 tentang stimulan perekonomian nasional. Sehingga melalui ini  Pemkab Konawe meminta ketegasan OJK terhadap penangguhan pembayaran cicilan dan pokok untuk daerah terdampak terkhusus seperti di Konawe,” terangnya. (Irm/r4)

Facebook Comments