Iklan Atas Header

Satu PDP Covid-19 dari Kolaka Meninggal di Ruang Isolasi RS Bahteramas

1.827

-IKLAN-

Sjarif Subijakto. (FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Satu dari 7 orang yang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan status pasien dalam pengawas (PDP) coronavirus disease 2019 (Covid-19), menghembuskan napas terakhir pada Senin (23/3).

“Iya, pasien yang masih dalam perawatan intensif itu meninggal hari ini (kemarin, red) sekitar pukul 11.00 Wita,” kata Pelaksana Tugas (Plt) RSUP Bahteramas dr Sjarif Subijakto melalui media perpesanan, Senin (23/3).

Pelaksana Tugas (Plt) RSUP Bahteramas dr Sjarif Subijakto dikonfirmasi wartawan koran ini menerangkan, pasien berasal dari Kabupaten Kolaka, rujukan dari RS Bhayangkara Kendari, masuk pada 21 Maret.

“Status PDP. Penyakit radang paru bronkopneumonia, tes swab belum dilakukan. Meninggal di ruang isolasi,” ucapnya.

Lebih jauh, Sjarif Subijakto mengungkapkan, usia pasien sekitar 34 tahun, baru pulang umrah pada pertengahan Februari lalu, inisial Nyai R.

Menyusul peristiwa ini, penghuni ruang isolasi kini tinggal 6 orang. Nyai R merupakan pasien baru ruang isolasi, baru 2 hari.

Pejabat Hubungan Masyarakat (Humas) RS Bahteramas, Masyita menjelaskan, dari 6 penghuni ruang isolasi yang tersisa, 3 positif Covid-19, sedangkan yang lainnya masih suspect. Untuk yang meninggal, belum ada hasilnya apakah positif corona atau tidak,” paparnya.

Riwayat 3 Terinfeksi

Juru bicara Gugus Tugas Covid -19 Sultra La Ode Rabiul Awal, dalam konferensi pers Kamis (19/3) malam di rumah jabatan gubernur memaparkan, 3 orang yang dinyatakan positif terinfeksi corona yakni seorang laki-laki umur 41 tahun dan 2 perempuan masing-masing berumur 32 tahun dan 25 tahun.

Ia melanjutkan, 2 di antaranya masuk pada 10 Maret, sedangkan seorang lagi masuk pada 9 Maret.

“Mereka langsung dimasukkan di ruangan isolasi. Jadi, sudah dirawat sekitar 10 sampai 11 hari,” ujarnya.

Informasi tidak resmi menyebut, tambahan 1 pasien dengan status PDP (pasien dalam pengawasan) itu berasal dari Kelurahan Lepolepo Kecamatan Baruga Kota Kendari.

Kolaka Punya 14 ODP

Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka pada Minggu (22/3) menambah 6 orang dalam daftar ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19. Total kini menjadi 14 orang.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kolaka dr Muh Aris menerangkan, 14 orang ini belum lama kembali dari luar daerah, sudah dipantau sejak 12 Maret.

“Sebagian dari mereka sudah mulai sembuh, dan tidak menunjukkan adanya gejala yang mengarah ke Covid-19, tetapi mengarah kepada penyakit lainnya. Sekarang hanya menunggu masa karantinanya selesai 14 hari,” terang Aris, Minggu (22/3).

Menurut dia, ada yang baru pulang dari Arab, Jakarta, dan  juga Bali. Sebaran ODP ini hampir di semua kecamatan di Kolaka, mulai dari Watubangga, Kukutio, Tanggetada, Pomalaa, Wundulako, Latambaga, dan Iwoimendaa. (m3-m5/iis)

Facebook Comments