Ketua Bawaslu Sultra: Belum Ada Instruksi Penonaktifan Panwascam

146
Hamiruddin Udu. (AINI/BKK)

KENDARI, BKK- Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hamiruddin Udu mengatakan, meskipun sebagian tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ditunda akibat pandemi Covid-19, tetapi panitia pengawas kecamatan (panwascam) yang telah dilantik di 7 daerah tetap bekerja sembari menunggu instruksi Bawaslu RI.

“Kita belum menonaktifkan penyelenggara pemilu tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa karena masih menunggu instruksi dari Bawaslu RI. Bahwa saat ini pengawas pemilu kan sudah terbentuk dan sudah dibekali wawasan untuk melakukan pengawasan,” ujar Hamiruddin, Minggu (29/3).

Sebelum adanya instruksi resmi dari Bawaslu RI, Hamiruddin meminta kepada semua jajaran pengawas pemilu untuk tetap melakukan pengawasan, utamanya terkait dengan netralitas para aparatur sipil negara (ASN), serta dugaan keterlibatan kepala desa dan perangkatnya akan politik praktis, serta pemanfaatan fasilitas negara untuk kepentingan politik calon dari petahana.

“Apalagi, Bawaslu Sultra mencatat sudah ada 53 ASN yang dilaporkan atas dugaan tidak netral. Kasus terbanyak di Wakatobi dengan 22 orang ASN yang dilaporkan. Lalu Muna dengan 21 kasus dan Konawe Utara (Konut) dengan 10 kasus,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pengawas pemilu tetap bekerja sesuai dengan surat edaran Bawaslu RI atas protokol pencegahan penyebaran Covid-19, yakni dengan melakukan pengawasan melalui media sosial (medsos) yang digunakan ASN untuk menunjukkan dukungannya pada salah satu pasangan calon (paslon).

“Di tengah pandemi corona ini, kita cukup melakukan penguatan dan rapat koordinasi online sambil menerima laporan masyarakat atas dugaan terkait segala pelanggaran pemilu lewat aplikasi gowaslu,” katanya.

“Kita sudah ada situs online untuk memastikan pengawasan tahapan pilkada ditangani dengan baik agar meminimalisir terjadinya pelanggaran pilkada. Di tengah wabah corona, Bawaslu tetap bekerja dengan maksimal dan tetap mengutamakan kesehatan serta keselamatan anggotanya,” jelasnya. (p5/iis)

Facebook Comments