Imbas Wabah Corona, 4 KPU Kabupaten Tunda Pelantikan PPS

246
La Ode Abdul Natsir Muthalib.

KENDARI, BKK – Empat komisi pemilihan umum (KPU) di Sulawesi Tenggara (Sultra) menunda pelantikan anggota panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020, akibat mewabahnya coronavirus disease 2019 atau Covid-19 di Indonesia.

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Muthalib mengatakan, dalam rangka menyikapi surat edaran KPU RI, maka KPU Sultra bersama 4 KPU kabupaten lainnya yang belum melaksanakan pelantikan PPS memutuskan untuk menundanya hingga waktu yang belum ditentukan.

“Menindaklanjuti surat edaran KPU RI, pelantikan PPS di 4 kabupaten ditunda pelaksanaannya. Yakni Konawe Selatan (Konsel), Buton Utara (Butur), Konawe Kepulauan (Konkep) dan Konawe Utara (Konut),” ujar Natsir, Senin (23/3).

“Sedangkan pada 3 Kabupaten lainnya, seperti Kolaka Timur (Koltim), Muna, dan Wakatobi sudah dilaksanakan pelantikan PPS setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) dan kepolisian setempat, dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan,” tambahnya.

Pria yang akrab disapa Ojo ini melanjutkan, meskipun PPS di 3 kabupaten sudah dilantik, tetapi belum dapat bertugas, yakni kembali dinonaktifkan. Bahwa KPU kabupaten, kata Ojo, menerbitkan SK penonaktifan PPS dan PPK sebagai dasar penghentian honor.

“Untuk PPS yang sudah terlanjur dilantik, kita buat aturan karena adanya wabah Covid-19 ini, yakni dengan menonaktifkan kembali sementara waktu. Hal ini demi meminimalisasi anggaran yang keluar karena penundaan tahapan Pilkada 2020,” terangnya.

Selain itu, Ojo membeberkan, 4 tahapan pilkada yang ditunda sesuai keputusan KPU RI, di antaranya pelantikan PPS, verifikasi dukungan calon perseorangan, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), dan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

“Sedangkan untuk tahapan pencalonan, kampanye, pemungutan, dan perhitungan suara, rekapitulasi hasil perhitungan suara, penetapan calon terpilih, dan sengketa hasil pemilihan, sejauh ini tidak ada penundaan. Dan bila kondisi pencegahan penyebaran Covid-19 sudah membaik, maka akan dilanjutkan tahapan-tahapan tertunda,” katanya.

“Kami (KPU Sultra) hanya mensupervisi, mengasistensi, mengkoordinasikan dan memonitoring pelaksanaan tahapan penyelenggaraan pilkada pada 7 kabupaten di Sultra. Bahwa keputusan penundaan ini, dengan pertimbangan keselamatan semua pihak atas mewabahnya Covid-19,” pungkasnya. (p5/iis)

Facebook Comments Box