Dewan Minta Warga Sultra Bersabar Tunggu Hasil Swab PDP Asal Kolaka

107

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta masyarakat, untuk bersabar menunggu hasil tes swab Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona asal Kolaka yang meninggal di RSUD Bahteramas, pada Senin (23/3).

“Kebetulan saya mengenal almarhumah yang suaminya adalah adik dari kawan saya dulu di pondok. Almarhumah sendiri masih berstatus PDP, hasil tesnya belum keluar dan punya riwayat penyakit lain, kita doakan saja semoga hasilnya negatif,” ujar Wakil Ketua DPRD Sultra Muh Endang SA, Kamis (26/3).

Ia mengaku wajar, jika ada kekhawatiran masyarakat utamanya yang berdomisili di Kolaka, setelah insiden pembongkaran plastik jenazah PDP virus corona (Covid-19) oleh pihak keluarga, karena pasien (almarhuma) sudah masuk di ruang isolasi.

“Tetapi tidak ada jalan lain selain bersabar dan memastikannya dengan menunggu hasil pemeriksaan swab. Kami minta masyarakat untuk tidak menyebarkan hoax terkait ini, karena bisa menimbulkan kegaduhan,” ungkapnya.

Dia mengaku, sudah menghubungi dan menyurati Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), Direktur RSUD Bahteramas, dan Gubernur Ali Mazi, untuk menyegerakan hasil tes swab pasien dengan riwayat perjalanan umrah tersebut.

“Sehingga kita semua bisa memastikan apakah almarhumah positif atau negatif. Yang pasti, kami sangat mengharapkan hasil tesnya negatif, seperti feeling saya. Karena ada riwayat penyakit yang lain,” katanya.

Selain itu, Ketua DPD Partai Demokrat Sultra ini juga mengingatkan Gubernur Ali Mazi, satuan gugus tugas Covid-19 Sultra, dan aparat pemerintahan, untuk memaksimalkan diri mengatasi pandemi corona di Sultra.

“Kita punya perwakilan di Jakarta yang namanya Badan Perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, mungkin bisa ditunjuk untuk membantu mengurusi masalah ini. Misal, pengadaan alat pelindung diri (APD), obat-obatan, ataupun yang berkenaan dengan mengatasi wabah corona di Sultra,” tuntasnya. (p5/nir)

Facebook Comments