Pemprov Teken MoU 2 Kabupaten Tentang Lintas Batas Membangun Ketangguhan DAS Wanggu

271

KENDARI, BKK – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) teken memorandum of understanding (MoU) dengan 2 kabupaten di Sultra tentang lintas batas membangun ketangguhan Daerah Aliran Sungai (Das) Sungai Wanggu.

Yakni, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel), Selasa (15/10).

Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemprov Sultra Harmin Ramba mengatakan, sejak di 2013 hingga kini, Sungai Wanggu selalu menjadi pemicu banjir di Kota Kendari.

“Permasalahan ini menjadi sangat penting untuk segera diatasi yang harus memerlukan keterlibatan banyak pihak,” ujarnya.

Menurutnya, leading sektor penanggulangan Sungai Wanggu bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemkot Kendari saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab Pemprov Sultra dan Pemkab Konsel.

“Termasuk juga beberapa sektor lainnya. Yakni, DAS Sampara dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kehutanan Lingkungan Hidup, sebab bicara soal Sungai Wanggu berarti kita bicara dari hulu ke hilir,” paparnya.

Oleh karenanya, kata dia, pihaknya bersama Pemkot Kendari dan Pemkab Konsel telah menjalin nota kesepahaman, selanjutnya akan ditindak lanjuti dalam bentuk kerja sama.

“Jadi, nanti akan terjalin kerja sama silang secara komprehensif, sehingga persoalan Sungai Wanggu ini dapat tertangani dengan baik,” bebernya.

Harmin membeberkan, poin kerja sama pembangunan Sungai Wanggu tidak saja mengatasi persoalan banjir, tetapi bagaimana bisa meminimalisir pendangkalan Teluk Kendari.

“Jadi, poin dari kerja sama ini adalah genangan banjir, penanggulan sungai kanan kiri,  pembangunan kolam retensi, dan penanggulangan 11 anak sungai yang masuk ke Teluk Kendari,” jelasnya.

Yang pasti, kata dia, MoU ini dilakukan sebelum Hari Pangan Sedunia (HPS) 2 November nanti. (r2)

Facebook Comments