Pembahasan KUA-PPAS APBD 2020 Berakhir Hari Ini

244

KENDARI, BKK – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2020, oleh Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berakhir hari ini.

Ketua DPRD Kota Kendari Subhan ST, Selasa (15/10) mengatakan, pembahasan KUA-PPAS yang dilakukan selama 3 hari membahas soal program-program pemkot, untuk alokasi APBD 2020, yang diatur dalam perundang-undangan Rencana Pembagunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Pembahasan ini tentu harus memenuhi persetujuan bersama antara Banggar dan TAPD, karena itu kita harus mencari titik penting untuk jadi patokan pengalokasian anggaran untuk program 2020 nanti,” ungkap Subhan.

Subhan menjelaskan, untuk pengalokasian program anggaran 2020 harus dipastikan tepat sasaran. Seperti, sebut dia, alokasi pendidikan itu minimal 20% dari APBD di luar Dana Alokasi Khusus (DAK), dan anggaran untuk program lainya.

“Jadi, dana yang dikeluarkan harus sesuai dengan presentasi saat kita bahas KUA-PPAS, yang pengaplikasiannya bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Subhan.

Selain itu, kata Subhan, pembahasan KUA-PPAS dilakukan untuk memahami antarkomisi dan mitra kerja, sehingga bisa memahami persoalan dan program prioritas masing-masing komisi.

“Kita sudah lakukan pembahasan dengan memanggil mitra kerja, juga kita sudah konsultasi ke Kemntrian Dalam Negeri (Kemendagri),” bebernya.

Diketahui, sebelumnya Wali Kota Kendari Sulkarnain telah memproyeksikan pendapatan APBD Kota Kendari 2020 sebesar Rp1,5 Triliun, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan Rp300 juta atau naik 100 juta dari tahun sebelumnya. (p1/r2)

Facebook Comments