Gas Langka, Disperindag Konawe Bakal Gelar Pasar Murah

226

UNAAHA, BKK – Dinas Perindustrian  dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Konawe bakal menggelar pasar murah. Hal ini diadakan untuk mengatasi kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram yang kini harganya melonjak sampai Rp35 ribu per tabung.

Kepala Disperindag Konawe Jahiudin mengakui kelangkaan gas tersebut. Hal ini kemudian dimanfaatkan sebagian besar pedagang eceran, dengan menjual gas bersubsidi itu jauh dari harga yang ditetapkan.

“Kalau harga di agen resmi itu tidak ada yang naik, tetapi pedagang eceran yang memainkan harga,” terangnya.

Ia mengaku, pihaknya sudah sering turun di lapangan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang eceran agar tidak menyulitkan masyarakat. Namun, para pedagang tidak mematuhi sosialisasi itu.

“Kemampuan kita kan terbatas. Tidak mungkin kita menjaga sampai 24 jam, sehingg salah satu cara kita akan menggelar pasar murah dengan mendatangi sejumlah pasar tradisional. Tujuannya untuk menekan harga gas di lingkungan masyarakat. Gas yang akan kita jual sesuai harga di pertamina,” paparnya.

Dia mengatakan, pihaknya juga sudah menyurat kepada pertamina dan dalam waktu dekat ini akan turun bersama menggelar pasar murah tersebut.

Beberapa pasar yang akan dituju yakni Pasar Wawotobi, Unaaha, Tongauna, dan Abuki.

Ia menambahkan, salah satu alasan terjadinya kelangkaan gas yakni terkait dengan kendala pengangkutan. Seperti gas yang datang dari pelabuhan malam hari harus menunggu distribusinya di pagi hari ke pertamina. Pihak pertamina juga kerap terkendala armada angkutan ke distributor atau agen ke masing-masing daerah yang dituju.

“Kami terus memantau. Kalau ada agen resmi yang bermain-main, kami tidak segan untuk menindaki dan saya sudah mengkoordinasikan kepada Dinas PTSP supaya mencabut izin usaha agen yang kedapatan menjual harga di atas dari ketentuannya,” jelasnya. (Irm/nur)

Facebook Comments