Dewan Sebut Pemkot Butuh Ratusan Miliar untuk Atasi Banjir dan Air Bersih

259
H Subhan.

KENDARI, BKK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari butuh Rp720 miliar untuk mengatasi banjir dan kekurangan air bersih.

“Jika ada anggaran sebesar itu, maka kami yakin persoalan banjir dan air bersih di Kendari dapat dituntaskan Pemkot Kendari,” ujar Ketua DPRD Kota Kendari H Subhan, Selasa (15/10).

Dia menambahkan, untuk mencapai anggaran sebesar itu, DPRD dan Pemkot Kendari akan mengoptimalkan agar persoalan banjir dan air bersih dimasukan dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020.

“Insya Allah, di 2020 nanti kita rencanakan akan membangun kolam retensi di Sungai Wanggu. Pembangunan kolam retensi ini untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap kali melanda Kota Kendari,” papar Subhan.

Subhan menjelaskan, pihaknya baru saja mendapatkan suntikan dana sebesar Rp120 miliar dari Komisi V DPR RI, saat melakukan kunjungan di DPRD Kota Kendari.

“Saya kira, suntikan dana Rp120 miliar ini sudah cukup untuk membagun kolam retensi di bantaran Sungai Wanggu. Kalaupun nanti ada yang kurang, kita usahakan dimasukan dalam APBD 2020. Sayapun berharap dengan dana itu apa yang kita ingginkan bisa terwujud,” harap Subhan.

Untuk mengatasi persoalan air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari, kata dia, pihaknya telah mengalokasikan dana sekitar Rp600 miliar, berkat kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (p1/r2)

Facebook Comments