Jelang Iduladha, Harga Kebutuhan Pokok di Kendari Masih Stabil

235
Muhamad Ali. (FOTO: WATY/BKK)

KENDARI, BKK – Menjelang hari raya Iduladha, harga kebutuhan pokok disejumlah pasar di Kota Kendari masih relatif stabil.

Bahkan, pantauan yang dilakukan wartawan koran ini Pasar Baruga, harga sayur kini mulai stabil setelah sebelumnya mengalami kenaikan signifikan.

Salah satu penjual sayur di Baruga Made menjelaskan, harga sayuran saat ini sudah kembali stabil. Misal, sebut dia, sayur kankung yang menjadi favorit warga metro kini sudah di jualkan lagi dengan harga Rp5 ribu untuk, sebelumnya itu per ikatnya dijual dengan harga Rp5 ribu.

“Untuk sayur sawi saat ini kami jual dengan harga Rp5 ribu untuk 3 ikat, bayam auri sekarang kita jual 2 ikat Rp5 ribu,” ujarnya, Rabu (31/7).

Sementara, ucap dia, harga beras juga masih stabil. Untuk beras brand Mawar Super yang berasal dari Konawe yang 25 kilogram (kg) itu dijual dengan harga Rp250 ribu. Perkilonya itu Rp10 ribu.

“Beras Mawar Super perkilo kita jualk dengan harga Rp10 ribu, sedangkan per liternya harganya Rp8 ribu,” paparnya.

Salah seorang warga Kota Kendari Mariana (41) mengaku senang karena harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.

“Saya harap harga ini terus bertahan sampai lebaran haji nanti. Meskipun sekarang harga cabai hingga kini masih naik, tapi itu tidak masalah bagi kami (warga),” bebernya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Muhamad Ali membenarkan bahwa harga kebutuhan pokok saat ini di pasar tradisional cenderung stabil, kecuali cabai.

“Harga beras di Pasar Mnadonga kemarin di jualkan Rp10 ribu perkilonya. Harga telur per raknya dijualkan dengan harga Rp45 ribu,” tuntasnya. (p4/r2)

Facebook Comments Box