Iklan Atas Header

Uang Tunai Disiapkan BI untuk Ramadan Lebih Besar dari Saat Pemilu 2019

57

-IKLAN-

Irfan Farulian

KENDARI, BKK- Mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat akan uang tunai selama Ramadan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan uang segar sebesar Rp2,4 triliun untuk transaksi. Lebih besar dari uang tunai yang disiapkan BI untuk Pemilu Serentak 2019 di Sultra sebesar Rp2,3 Triliun.

Irfan Farulian, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengedaran Uang Rupiah BI Sultra menjelaskan, BI memproyeksi bahwa pada Ramadan 2019 ini jumlah transaksi masyarakat akan tumbuh dibandingkan bulan sebelumnya.

Berkait itu, tutur dia, BI terus lakukan koordinasi dengan perbankan, yang mana masing-masing perbankan bisa menyebutkan berapa kebutuhan transaksi yang dibutuhkan.

“Kemudian, untuk memudahkan masyarakat melakukan penukaran uang rupiah, BI melayani penukaran setiap Senin, yakni kas keliling di Kota Kendari. Tahun lalu di Mal Mandonga, tahun ini di Pasar Sentral Kota Kendari,” jelasnya, saat ditemui di kantornya, Senin (6/5).

Selain itu, tambah dia, BI juga bakal menyalurkan melalui kas titipan, seperti, Baubau, Kolaka dan Raha.

Untuk kebutuhan di kas titipan, beber dia, di Baubau sebanyak Rp200 miliar, Kolaka Rp150 miliar, dan Raha Rp100 miliar.

“Kami proyeksikan bahwa persediaan uang rupiah periode Ramadan akan terpenuhi. Kebutuhan perbankan tahun lalu, terdapat deviasi, ada yang butuh Rp100 miliar, tiba-tiba Rp259 miliar,” ucapnya.

Di sisi peredaran uang rupiah, berbagai upaya dilakukan oleh BI memastikan ketersediaan uang layak edar di masyarakat dan terus melakukan edukasi kepada masyarakat, berkait ciri keaslian uang rupiah dan cara menjaga uang rupiah.

Sampai 2 Mei 2019, BI Sultra telah melakukan 23 kali kas keliling di seluruh wilayah Bumi Anoa dan akan melakukan kas keliling khusus Ramadan di 9 titik di Kota Kendari pada 13 hingga 31 Mei 2019 setiap Senin, Rabu, dan Jumat.

“Selama hari raya Idulfitri, BI akan terus memantau kecukupan uang rupiah di masyarakat. Dan bagaimana BI menjangkau pulau terluar, menyediakan uang yang cukup dengan kualitas yang baik,” pungkasnya. (p4/iis)

Facebook Comments