Iklan Atas Header

KPU Sultra Sosialisasi Pemilu di Daerah Rawan Bencana Banjir

89

-IKLAN-

Foto bersama usai sosialisasi pemilu di daerah rawan bencana banjir. (FOTO:MITA/BKK)

KENDARI, BKK- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyosialisasikan pendidikan pemilu di daerah rawan bencana banjir. Kali ini, menyasar masyarakat di sekitaran Eks Pasar Panjang Kota Kendari, Rabu (20/3).

Komisioner KPU Sultra, Nato Al Ha mengatakan, Rabu (20/3), pendidikan pemilu di darah bencana sangat penting dilakukan. Karena, menurtunnya, salah satu faktor rendahnya partisipasi untuk memilih karena faktor bencana alam, seperti banjir.

“Dengan sosialisasi ini paling tidak, kita bisa mematangkan pengetahuan politik masyarakat terkait pemilu. Apalagi, kita punya target 77,5% partisipasi pemilih. Yang kita harapkan partisipasi itu, bukan hanya besar tapi juga berkualitas,” katanya.

Nato menambahkan, sosialisasi secara tatap muka yang dilakukan, agar masyarakat tahu dan bagaiman mengantisipasi jika terjadi banjir saat pemilihan dilakukan.

“Jangan lagi hal yang sama terjadi saat pemilihan gubernur. Tingkat partisipasi pemilih hanya 69%. Rendahnya itu karena beberapa faktor, seperti soal kondisi alam, hujan yang turun sehingga mengakibatkan banjir,” terangnya.

Selain itu, sebut Nato, rendahnya partisipasi pemilih di tahun-tahun sebelumnya juga karena partai-partai politik belum bisa menunjukan kader-kader atau tokoh yang kuat. Sehingga, masyarakat tak tertarik untuk memilih wakilnya.

“Kita tahu persis, gesekan atau persaingan para caleg mungkin ada. Tapi dengan partisipasi dan kedewasaan politik di masyarakat ini akan bisa di redam,” pungkasnya. (p1/man)

Facebook Comments