Zulkifli Hasan: Pilkada 2020 PAN Utamakan Kader

114
Zulkifli Hasan.

KENDARI, BKK – Ketua umum (ketum) terpilih Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025, Zulkifli Hasan (Zulhas) usai Kongres V di Kota Kendari menegaskan posisinya dalam pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. Ia mengatakan pihaknya akan menjadi mitra kritis pemerintah.

“Kita tidak berpihak sepenuhnya pada pemerintah, tidak juga ada di kubu oposisi. Tetapi kita berada di tengah-tengahnya. Kita cukup mengkritisi dan mengawal pemerintahan yang berjalan,” ucap Zulhas, dalam konferensi persnya dengan awak media di lokasi penutupan Kongres V PAN, Rabu (12/2).

“Kita kan menjadi mitra kritis pemerintah dan ini menjadi sesuatu yang sudah kita komunikasikan juga,” imbuhnya.

Terlepas dari itu, Zulhas optimis dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Serentak 2020, PAN memiliki kader mumpuni yang akan memenangkan pertarungan.

“Lihat saja di sini, kita punya banyak jagoan-jagoan. Mereka nanti yang akan menentukan yang terbaik bagi daerahnya,” ucapnya.

“Tentu, kami di PAN akan terus mengutamakan kader. Begitu kader ingin maju pemilihan, harus didukung. Soal kalah atau menang itu urusan lain,” tandasnya. (p5/c/iis)

Cetak Rekor

Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN), Selasa (11/2), yang disebut-sebut pertarungan Amien Rais vs Istana, akhirnya dimenangkan Zulkifli Hasan (Zulhas). Zulhas menjadi ketum pertama sepanjang sejarah yang menduduki kursi orang nomor satu partai berlambang matahari terbit selama dua periode.

Kongres V ini juga sekaligus menggugurkan kesaktian Amien Rais tidak pernah kalah di setiap kongres PAN sebelumnya.

Hasil perhitungan suara setelah pencoblosan yang dimulai pukul 18.20 Wita, Zulhas unggul dengan perolehan suara sah sebanyak 331. Sedangkan lawannya, Mulfachri Harahap (MH) mendapat 225 suara. Penantang lainnya, Drajad Wibowo hanya merangkum 6 suara.

Dari jumlah 590 surat suara yang disiapkan, sebanyak 565 yang terpakai dalam pencoblosan. 3 surat suara di antaranya dianggap tidak sah karena mencoblos lebih dari satu caketum.

Ricuh, Pemilihan Dipercepat

Pemilihan ketua umum di Kongres V PAN sesuai jadwal baru akan dilakukan pada malam hari sekitar pukul 21.00 Wita, namun dipercepat pada pukul 18.20 Wita, karena ricuh.

Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Kongres V PAN Eddy Soeparno mengatakan, rapat sempat diskors karena tidak terlalu kondusif, lalu pihaknya memutuskan untuk membuka skors dan langsung mengubah tatib dengan mengajukan agenda pemilihan caketum yang tadinya agenda keenam menjadi agenda pertama.

“Sehingga, Rabu (12/2) hanya melakukan pembahasan-pembahasan di komisi-komisi tentang AD/ART, program-program kerja dan lain-lain,” jeasnya, Selasa (11/2).

“Mereka (peserta kongres) menghendaki agar pemilihan itu dilakukan secara secepatnya. Oleh karena itu tadi kami mendapatkan persetujuan aklamasi dari peserta untuk dilaksanakan voting segera,” ujarnya. (p5/iis)

Facebook Comments