Target WBK dan WBBM, Kejaksaan di Sultra Diminta Prioritaskan Pelayanan  

145
Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI bersama Kejati Sultra.(FOTO:SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Tim Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) melakukan sosialisasi pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (13/2).

Kegiatan tersebut bertujuan agar Kejati Sultra dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka yang telah meraih predikat WBK untuk meraih predikat WBBM. Sedangkan 9 Kejari lain di kabupaten/kota dapat mendapat predikat WBK.

Kepala Badan Diklat (Kabandiklat) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) Untung Setia Arimuladi SH MHum menuturkan, untuk membangun zona integritas WBM dan WBBK bukan pekerjaan mudah, harus merubah mindset, perilaku dan komitmen, serta diperlukan pemimpin yang dapat menjadi panutan bagi staf di bawahnya.

Olehnya itu, sambung dia, kehadirannya di Sultra dapat memberikan dorongan dan motivasi, agar 9 Kejari di Sultra memproleh WBK serta Kejati Sultra dan Kejari Kolaka dapat meraih WBBM.

“Untuk meraih itu, harus memprioritaskan pelayanan. Baik pelayanan masyarakat yang mencari keadilan maupun pelayanan di internal kejaksaan,” ujar Untung saat ditemui usai kegiatan tersebut.

Untung mengatakan, diperlukan tranparansi dan publikasi setiap kegiatan agar kejaksaan khususnya di Sultra dapat tampil seperti wilayah lain untuk mendapat predikat WBBM.

“Setiap konten harus diperbaiki. Seperti pelayanan bentuk digital serta diruangan dilengkapi dengan pemantau CCTv,” ujarnya.

Selain pelayanan, lanjut Untung, melalui media, Kejati Sultra harus mempublikasikan setiap kegiatannya, agar dapat memberikan konsep penegakan hukum terjaga serta dapat mengawal pembangunan daerah. (m2/nir)

Facebook Comments