Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pasar Terlarang yang Menggiurkan

49
Eks Pasar Panjang. (NIRWAN/BKK)

Pasar Panjang, satu-satunya pasar terlarang di Kota Kendari yang berkali-kali direncanakan hendak ditertibkan, namun selalu saja gagal dijalankan.

LAPORAN: NIRWAN, KENDARI.

Hingga kini aktivitas jual beli di pasar terlarang itu masih terjadi. Awal mula lahirnya Pasar Panjang, ketika Pasar Baru–sekarang Pasar Sentral Wuawua Kendari–mengalami kebakaran dahsyat pada 2010.

Seluruh bangunan rata dihajar si jago merah kala itu. Akibatnya, Pemkot Kendari mengambil langkah untuk merelokasi seluruh pedagang di Pasar Baru ke Pasar Panjang, sampai rehabilitasi Pasar Baru selesai.

Kendati demikian, seiring berjalannya waktu para pedagang yang dulunya berjualan di Pasar Baru malah merasa nyaman berjualan di Pasar Panjang yang sifatnya hanya sementara itu.

Di samping letaknya yang strategis, ternyata omset yang didapatkan para pedagang lebih besar dibanding berjualan di Pasar Baru.

Jika dikaji dari sistem ekonomi, sikap yang dilakukan para pedagang memang sangatlah wajar dan masuk di akal. Karena, yang namanya pedagang pasti tidak menginginkan mengalami kerugian, melainkan keuntungan.

Berbagai langkah sudah ditempuh Pemkot Kendari, agar para pedagang mau kembali berjualan di Pasar Baru.

Sayangnya, segala upaya yang dilakukan pemkot selalu saja gagal bahkan ditolak pedagang Pasar Panjang.

Wali Kota Kendari H Sulkarnain mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan para pedagang soal rencana penertiban Pasar Panjang.

“Kita berharap agar para pedagang bisa bergerak sendiri membereskan barang dagangannya secara sukarela,” ujar H Sulkarnain kala itu.

“Karena saya berharap penertiban ini bisa berjalan dengan lancar dan pedagang sendiri yang menertibkan dagangannya, dan pindah secara baik-baik di Pasar Sentral Wuawua yang telah kami siapkan,” tambah H Sulkarnain.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kota Kendari Amir Hasan mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan penertiban kepada para pedagang Pasar Panjang.

Kendati demikian, kata dia, pihaknya belum bisa melakukan penertiban tanpa ada perintah dari Wali Kota Kendari H Sulkarnain.

“Kami sudah melayangkan surat kepada para pedagang berkait rencana penertiban itu. Tapi, saat ini kami masih menunggu perintah dari wali kota,” jelas Amir Hasan.

Ditambahkan, jika sudah ada instruksi dari wali kota maka pihaknya langsung aksi di lokasi. Amir berharap, para pegang bisa bisa membongkar sendiri lapak jualannya.

“Sebab, yang kami inginkan adalah kesadaran para pedagang, bahwa lokasi Pasar Panjang bukanlah diperuntukan sebagai aktivitas jual beli, melainkan sebagai perumahan,” paparnya.

Makanya, ucap Amir, Pemkot Kendari menyiapkan Pasar Sentral Wuawua sebagai aktivitas jual beli.

“Bahkan, berbagai kemudahan sudah dilakukan Pemkot Kendari agar para pedagang mau dan berjualan di Pasar Sentral Wuawua, seperti menggratiskan biaya sewa los selama setahun,” tuntas Amir.  (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"