Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Kejati Kembalikan Lagi ke Polda Berkas Kasus Penembakan Randy

28
Herman Darmawan. (SUHARDIMAN/BKK)

KENDARI, BKK- Berkas kasus dugaan penembakan Immawan Randy oleh jaksa dikembalikan lagi pada penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), karena masih dianggap belum lengkap. Ini adalah kali keempat berkas kasus ini bolak-balik Polda-Kejaksaan Tinggi (Kejati), dengan tersangka Brigadir AM.

Kasus ini pertama kali dilimpahkan ke Kejati pada Senin (25/11). Terakhir kali, berkas tersangka yang diduga menembak Randy tersebut dilimpahkan pada Kamis (6/2).

“Senin (10/2), jaksa mulai meneliti berkas perkara itu. Informasi dari jaksanya, Rabu (12/2) sudah selesai diteliti, dan dinyatakan belum lengkap. Rencananya besok (hari ini, red) akan dikembalikan lagi ke penyidik untuk dilengkapi,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra Herman Darmawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/2).

Disebutkan, pada berkas perkara tersebut, polisi telah menambahkan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan yang disangkakan pada tersangka. Serta alat bukti, rekaman CCTv serta 1 saksi polisi yang membenarkan bahwa tersangka yang ada dalam rekaman tersebut. Namun masih dianggap kurang.

Ditanya soal apa yang masih kurang, Herman tidak berkomentar banyak. Dia hanya menyebutkan dari informasi jaksa yang meneliti berkas tersebut, alat bukti yang masih kurang.

“Yang jelas yang kurang itu alat bukti. Terkait materi lengkapnya, nanti saya koordinasi ke jaksanya untuk menjelaskan. Saya kabari jika jaksa mau membeberkan,” kata Herman.

Diberitakan, Brigadir AM ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya Immawan Randy (21), mahasiswa Universitas Halu Oleo yang terkapar dengan sebuah lubang peluru bundar di dadanya, saat aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 26 September.

AM merupakan satu dari 6 polisi yang membawa senjata saat pengamanan demonstrasi tersebut. Dari keenamnya, hanya 3 yang melepas tembakan, yang salah satu peluru yang dilepas itu mengenai Randy dan Ibu Putri. Hasil uji balistik menunjukkan peluru yang mengenai Randy dan Ibu Putri berasal dari senjata Brigadir AM. (m2/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"