Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Hari Pertama yang Panas di Kongres V PAN

46
Darlis Pettalongi saat konferensi pers dengan awak media terkait insiden perampasan laptop registrasi oleh beberapa oknum.

KENDARI, BKK- Kericuhan mewarnai registrasi kepesertaan kongres pendukung Zulkifli Hasan (Zulhas), Senin (10/2) malam.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Timur (Kaltim) Darlis Pettalongi menyatakan, menyayangkan insiden penyitaan 5 laptop panitia registrasi Kongres V PAN  yang dilakukan oleh sejumlah oknum peserta, sehingga menghalangi pihaknya melakukan registrasi kepesertaan kongres.

Ia mengaku pendukung Zulhas ini memboyong anggotanya yang berjumlah 12 voters, terdiri dari Ketua DPD PAN 10 kabupaten, dan ketua serta sekretaris DPW Kaltim.

“Kami baru tiba di Kendari, lalu ada kejadian yang seharusnya tidak terjadi. Beberapa oknum yang sudah diamankan petugas keamanan merampas laptop panitia registrasi, sehingga terhambat dan kita melanjutkan dengan registrasi manual,” ujar Darlis kepada awak media dalam konferensi pers di ruang media center, tadi malam.

Ia membeberkan, di samping perampasan laptop, juga ada kontak fisik antar peserta, sehingga proses registrasi terhambat, sekaligus memaksa pembukaan Kongres V PAN yang dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 Wita di pelataran Tugu Persatuan, eks MTQ Square Kendari, ditunda beberapa jam.

“Sebagai kader, saya meyakini peserta kongres ini cinta partai. Sehingga kesan positif kongres sangat kita harapkan dan tidak adanya kekacauan. Melihat kongres-kongres sebelumnya, tidak pernah terjadi yang seperti ini,” ungkapnya.

Bahwa penentuan batas waktu pendaftaran peserta kongres, sambung dia, dari pengalaman kongres sebelumnya, yakni sampai dengan waktu pembukaan.

“Kita tidak tahu kalau steering committee (SC) menetapkan batas waktu regis peserta ini pukul 12.00 Wita. Yang ada itu sebelum dimulainya pembukaan kongres yakni pukul 19.00 Wita,” tekannya.

“Mestinya sampai sebelum pembukaan, pendaftaran tetap berlangsung. Tapi ini kita malah dihalangi bahkan dirampas 5 laptop yang padahal database peserta ada di situ semuanya,” keluhnya.

Sore yang Panas

Ini adalah insiden kedua dalam sehari yang terjadi di Kongres V PAN. Sebelum itu, ribut-ribut pecah pada sore hari, menyoal waktu pendaftaran Zulhas di luar jadwal.

Koordinator lapangan (korlap) tim pemenangan Mulfachri Harahap, Muh Nasri Anas lantaran itu menilai mekanisme jalannya kongres tidak sesuai aturan yang sudah ditetapkan streering committee (SC) kegiatan nasional tersebut.

“Pertama, dalam rapat SC itu ditetapkan bahwa peserta kongres harus registrasi di tempat pelaksanaan kongres, di Hotel Claro Kendari. Menggunakan KTP dan KTA, tidak boleh diwakili sama sekali,” terangnya, saat konferensi pers di ruang tim pemenangan Mulfachri, Senin (10/2).

Sedangkan yang kita temukan, sambung dia, rombongan Zulhas sampai dengan ditutupnya jadwal registasi yakni 10 Februari pukul 12.00 Wita, belum ada yang tiba di Kendari dan masih berada di Makassar.

“Bahkan ketua SC dan OC-nya (organizing committee) sendiri yang seharusnya lebih dahulu tiba di lokasi kongres, malah kami pendukung Mulfachri yang sudah sampai sejak yang sudah di Kendari sejak 8 Februari. Mereka (pendukung Zulhas) tidak registrasi di tempat, tetapi sudah mengantongi id card dan kamar hotel padahal masih di Makassar,” kesalnya.

Pihaknya mengancam, jika Zulhas tidak tiba dengan batas waktu pendaftaran caketum yang ditentukan, yakni 10 Februari pukul 17.00 Wita, Zulhas otomatis gugur dari daftar caketum yang akan bertarung dalam pemilihan.

“Bahwa 3 caketum lainnya sudah mendaftar sejak 8 Februari lalu di DPP. Zulhas, jika tidak mendaftar di Kendari ini dengan batas waktu yang ditentukan otomasi gugur dan kita akan kawal itu,” tegasnya.

Wajar Terjadi

Zulhas sampai di Kendari pukul 16.05 Wita dari Makassar dan langsung melakukan registrasi di lokasi pendaftaran caketum di Hotel Claro Kendari.

Pihaknya menyerahkan dokumen pendaftarannya kepada Sekretaris Panitia Pengarah Kongres V PAN Saleh Daulay, sembari menyampaikan alasan majunya ia kembali di periode kedua.

Menanggapi kericuhan sore hari itu, Zulkifli Hasan usai melakukan pendaftaran mengatakan, itu merupakan hal wajar yang terjadi dalam internal PAN jelang pemilihan.

“Kongres di Bali juga begitu, tetapi usai itu kita bersatu kembali. Saya harap Kongres V PAN di Kendari ini berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang tepat,” ujar Ketua MPR RI periode 2014-2019 ini. (p5/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"