Hari Ini, Polda Panggil Saksi Korban

96

KENDARI, BKK- Hari ini, Selasa (11/2), polisi mengagendakan bakal memeriksa korban kasus pencabulan anak di bawah umur yang menjerat nama Wakil Bupati (Wabup)  Buton Utara (Butur) Ramadio.

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Kepolisian Resor (Polres) Muna memanggil korban sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Senin (kemarin, red) kami bersurat ke Polres Muna, untuk menjemput (korban). Hari Selasa (hari ini, red) waktu yang kita berikan,” terang Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Komisaris Besar Polisi (Kombespol) La Ode Aries El Fathar saat ditemui di ruangannya, kemarin.

Untuk melengkapi perkara tersebut, La Ode Aries mengatakan tinggal menunggu keterangan dari saksi kunci, korban. Sebelumnya, sambung dia, korban sudah diperiksa namun terkait kasus perdagangan anaknya, belum soal kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Kita masih menunggu saksi kunci (korban). Sudah 2 kali dipanggil belum datang-datang, jadi kita menyurat ke Polres Muna untuk melakukan penjemputan,” ujarnya.

Diberitakan, kasus pencabulan anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh Wakil Bupati Butur Ramadio mencuat setelah Edi (51) ayah korban sebut saja Bunga (14) melaporkan kasus tersebut di Polsek Bonegunu tepatnya Kamis, 26 September 2019.

Dengan laporan polisi nomor: LP/18/IX/2019/Sultra/Res Muna/Spkt Sek Bonegunu tentang persetubuhan anak di bawah umur dan perdagangan orang.

Dalam kasus tersebut ditetapkan 2 tersangka. Pertama, Ramadio yang juga politikus Golkar, soal dugaan pencabulan anak di bawah umur dan wanita bernama Lismawati alias Mama Ikwal alias Tabobi soal kasus perdagangan anak di bawah umur. (m2/iis)

Facebook Comments