Terkait Kasus Nonjob Eselon II, Akhirnya Pemkab Muna Bicara

236

RAHA, BKK – Akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna angkat bicara terkait kasus nonjob yang dilakukannya terhadap dua pejabat tinggi pratama (eselon II) beberapa waktu lalu hingga berujung ke KASN..

Keduanya adalah Kepala Pendapatan Kabupaten Muna, Ari Asis SE MSi dan Kepala Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Guntur Dano.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna, Drs Sukarman menuturkan, jika penonaktifan dua eselon itu mempunyai alasan yang kuat dan berlandaskan aturan perundang-undangan.

“Menurut pemahaman saya, tidak mungkin seorang Bupati atau Sekda dan kepala BKPSDM yang lama melakukan kegiatan yang melanggar aturan. Pasti ada dasar hukumnya sebagai penguatan untuk melakukan itu. Tapi apa yang menjadi dasarnya, akan saya pelajari dulu. Tapi saya yakini, pasti ada alasannya hingga mereka dinonjob, ” katanya, Senin (13/1).

Lelaki yang baru menjabat sebagai Kepala BKPSDM Muna sejak Senin (13/1) kemarin ini menjelaskan, sejauh ini dirinya sama sekali belum mengetahui jika Nonjob yang dilakukan terhadap kedua eselon tersebut berujung hingga ke KASN.

Pasalnya, sambung dia, dirinya sama sekali belum menerima surat baik itu dari KASN maupun surat tembusan ke BKPSDM Muna dari kedua eselon yang diberhentikan itu.

“Begini, pertama masalah nonjob Ari Asis dan Guntur Dano waktu itu, saya belum jadi Kadis BKPSDM Muna. Meskipun demikian, saya akan tetap berkordinasi dengan mantan Kadis BKPSDM Muna Rustam terkait hal ini. Yang ketiga, sampai hari ini saya belum dapat tembusan dari Aris Asis cs terkait laporannya di KASN,” bebernya.

“Sayakan baru berkantor hari ini (kemarin red). Kemudian sampai detik ini, belum ada surat dari KASN untuk mengundang kami terkait nonjob Ari Asis dan Guntur Dano. Jadi saya belum bisa berikan jawaban, apa yang menjadi keberatan mereka dan apa yang akan kita jawab,” tambahnya.

Dirinya berjanji akan melakukan konfrensi pers, jika surat dari KASN yang ditujukan kepada Pemkab Muna atas laporan dari kedua eselon tersebut telah diterimanya.

“Tapi apa yang menjadi dasarnya hingga keduanya itu di Nonjob, akan saya pelajari dulu. Tapi saya yakini, pasti ada alasannya hingga mereka dinonjob,” tandasnya. (tri/r4)

Facebook Comments