Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pasokan Telur Sultra dari Sulsel, Distanak Minta Bantuan APBD

24

KENDARI, BKK – Sulawesi Tenggara (Sultra) masih belum dapat memenuhi konsumsi telur bagi masyarakatnya. Hal tersebut menyebabkan ketergantungan Sultra pada Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai pemasok telur dari tahun ke tahun.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra Mughiyanto mengatakan, perlu adanya pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sultra, untuk mendukung jalannya ternak ayam petelur di Sultra.

“Sehingga pasokan telur kita dapat tercukupi. Karena pusat sendiri, dalam hal ini APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), sudah tidak lagi membantu peternakan baik ayam ras berdaging maupun bertelur. Sudah dilepas semuanya ke swasta, baik bibit maupun pakannya,” ujar Mughiyanto, Selasa (14/1).

Ia mengatakan, berkait hal itu pihaknya sudah mengusulkan ke Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, dalam rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu untuk dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi (pemprov).

“Karena selama ini, 70% telur yang beredar di pasaran itu merupakan pasokan dari Sulsel. Dan kalau memang tidak ada gebrakan khusus, maka kita akan terus bergantung,” tuturnya.

Beberapa peternak, ungkap dia, sebenarnya sudah mulai belajar untuk memproduksi telur. Tetapi, lanjutnya, kebanyakan masih kekurangan pasokan ayam. Yang berdasarkan riset, jika kapasitas yang dimiliki peternak kurang dari 3.000 ekor, maka kurang menguntungkan dan hanya menjadi usaha sambilan saja.

“Tetapi kalau mau menjadi usaha pokok itu harus di atas 3.000 ekor. Oleh karena itu, karena ini masalah daerah, harusnya hal ini didukung APBD kita,” pungkasnya. (p5/nir)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"