Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Nur Rahman Lantik 57 Kades Terpilih

59
Bupati Kolaka Utara, Drs H Nur Rahman Umar MH saat mengambil sumpah 57 Kades diaula Masjid Agung Lasusua. (FOTO: MANSIRAL/BKK)

LASUSUA, BKK – Bupati Kolaka Utara (Kolut) Hj Nur Rahman Umar, Rabu (15/1) telah melantik dan mengambil sumpah 57 Kepala Desa (Kades) terpilih periode 2020-2026. Hasil pemilihan serentak yang digelar November 2019 lalu.

“Kades yang baru terpilih untuk segera pelajari, memahami tugas, kewajiban dan kewenangan sebagai kades. Jalinlah komonikasi dan koordinasi dengan semua perangkat desa, termasuk BPD sebagai mitranya,” pinta Nur Rahman saat memberikan sambutanya.

Selain itu, lanjut dia, para kades segera membenahi sumber daya aparatur. Sebab desa merupakan ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, oleh karenanya kades dan aparatnya dituntut untuk memiliki pengetahuan lebih.

Nur Rahman mengungkapkan, peran kades dalam otonomi daerah sangat startegis, harus mampu mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Tugas kades cukup berat, dibutuhkan seluruh komponen masyarakat untuk menyukseskan setiap program desa. Dalam mencapai kesejateraan masyarakat,” jelas Nur Rahman.

Nur Rahman menambahkan, program pemerintah kabupaten (pemkab) yang utama adalah mewujudkan visi Kabupaten Kolut sebagai daerah madani di Sulawesi Tenggara (Sultra), peningkatan ekonomi kerakyatan melalui revitalisasi kakao.

“Dari itu, saya minta seluruh kades yang baru saja saya lantik untuk proaktif menggerakan dan mengawal masyarakat, untuk menysukseskan program revitalisasi kakao kita,” tandas Nur Rahman.

Dari data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), sebut Nur Rahman, kades yang harusnya diambil sumpahnya berjumlah 58 orang. Namun yang dilantik hanya 57 saja, Kades Patikala Kecamatan Tolala tidak dilantik.

Nur Rahman menjelaskan, tidak jadinya pelantikan Kades Patikala, jangan lagi dijadikan polemik di masyarakat. Sebab, pertimbangan hukumnya yakni kades terpilih tersebut terindikasi mengunakan ijazah palsu.

“Kami tidak lantik Kades Patikala yang terpilih, karena yang bersangkutan (Kades Patikala) terindikasi menggunakan ijazah palsu, dan saat ini masih ditangani pihak penyidik Polres Kolut,” tutur Nur Rahman.

Diketahui, pelantikan tersebut dilangsungkan di Aula Masjid Agung Lasusua, yang dihadiri Wakil Bupati (Wabub) Kolut, Ketua DPRD Kolut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan ratusan masyarakat. (ral/nir)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"