Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Manggala Agni dan BPDAS Sampara Gelar Aksi Tanam Pohon di SMA 2 Konsel

18
Pelaksanaan aksi tanam ratusan pohon di lingkungan SMAN 2 Ranomeeto Konsel. (FOTO:SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Sebagai upaya kesadaran siswa terhadaplingkungan, Manggala Agni Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sampara, mengajak siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) gelar aksi tanam ratusan pohon, Senin (13/1).

Kadaops Manggala Agni Sultra Yanuar Fanca Kusuma mengatakan, aksi penanaman pohon untuk membangun kesadaran siswa di sekolah, agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan, salah satunya  melalui penanaman pohon guna pencegahan bencana alam.

Menurut dia, bencana alam yang terjadi di beberapa daerah, tidak terlepas akibat dari kerusakan alam dan lingkungan. Sehingga, sangat  penting membangun kesadaran dalam menjaga lingkungan.

“Aksi penanaman pohon dilaksanakan di lingkungan sekolah dan luar sekolah. Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 300 pohon dengan jenis Bungur, Jabon serta biti,” ujarnya.

Fanca mengaku, pihaknya berinisiatif membangun kesadaran dari siswa calon pemimpin bangsa, agar ke depan mereka tidak terus merasakan bencana alam akibat perbuatan dimasa lalu dan sekarang.

Sementra, Kepala Seksi (Kasi) Program BPDAS Carles menjelaskan, penanaman pohon ini sejalan dengan visi misi Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). Dimana, BPDAS Sampara sebagai Unit Pelaksana Tugas (UPT).

Dikatakan, degradasi lahan yang terjadi  memang harus ditangani secara simultan, komperhensif bersama stakeholder (pemangku kepentingan),  karena laju degradasi lahan semakin hari semakin besar sehingga diperlukan kesamaan persepsi dari semua stakeholder.

“Kita  mengajak sebanyak-banyaknya stakeholder untuk ikut membudayakan dan membudidayakan penanaman pohon,” ucapnya.

“Kami dari Kementerian DLHK sudah mempunyai program untuk merehabilitasi hutan dan lahan, tapi itu tentunya belum cukup. Jika ini didukung semua stakeholder yang ada, terutama lembaga pendidikan baik SMA, SMP maupun SD tentunya menjadi cikal bakal yang baik bagi alam,” katanya.

Kepala SMAN 2 Konsel Madila menuturkan, aksi penanaman pohon dapat mencegah terjadinya banjir dan erosi. Selain itu, membuat lingkungan  sekolah menjadi rindang.

“Saya berharap, ke depannya sekolah yang dipimpimnya bisa menjadi sekolah Wiyata Mandala (cara memandang sekolah sebagai lingkungan pendidikan dan pembelajaran),” pungkasnya. (r1-m1/man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"