Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Tiap Bulan 10 Orang Terjangkit HIV/AIDS di Sultra

43
Dinkes Sultra saat menggelar peringatan Harkisnas 2019 dan Hari HIV/AIDS Internasional. (FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) selama 2019 mengalami peningkatan sebanyak 128 orang dibanding tahun sebelumnya. Kalau dirata-ratakan tiap bulan 10,6 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Sultra Andi Hasnah mengatakan, Minggu (1/12), sesuai data hingga Desember 2019, tercatat ada sekitar 400 kasus HIV/AIDS yang diketahui.

“Saya lupa angka pastinya. Sedangkan, tahun sebelumnya sekitar 200 kasus lebih,” katanya kepada sejumlah wartawan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (Harkisnas) 2019 dan Hari HIV/AIDS Internasional yang diperingati tiap 1 Desember.

Disebutkan, penderita HIV/AIDS didominasi usia belia atau produktif.

“Terdiri dari berbagai kategori, dari berbagai tingkatan usia maupun kalangan, akan tetapi memang kebanyakan yang terdeteksi di usia belia,” papar Andi.

Ia melanjutkan, penyakit mematikan ini akibat budaya seks bebas, dengan penyebab adanya penggunaan jarum suntik bekas.

“Seperti pengguna narkotika dan zat adiktif lainnya,” paparnya.

Selain itu, ia menyebutkan, kebanyakan diketahui setiap pasien mengeluh adanya kelainan pada dirinya.

“Jadi setelah diperiksa ternyata ada gejala HIV/AIDS,” bebernya.

Untuk itu, Andi mengimbau adanya kesadaran masyarakat untuk secara dini melakukan pemeriksaan kesehatan secara sukarela pada unit kesehatan.

“Serta tidak melakukan seks bebas dan hal-hal yang menyebabkan penyakit mematikan ini. Mencegah penyebaran virus HIV/AIDS ini diperlukan keterlibatan multisektoral, dan multikiat,” katanya. (p3/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"