Tahun Depan, Sitem Zonasi Guru Diterapkan

677
Asrun Lio (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Tahun depan, sistem zonasi guru akan diterapkan diseluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra Asrun Lio saat mengahdiri Peringatan Hari Ibu ke-91, Sabtu (28/12). Dia bilang, sistem zonasi guru akan berlaku pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Kalau sisitem zonasi guru ini yaitu, guru yang sudah ada tetapi distribusinya berdasarkan pemetaan guru dan tempat tinggal pengajar dari sekolah tempat ia mengajar. Sedangkan kalau kalau zonasi pelajar itu berlaku saat siswa itu mendaftar,” terang Asrun Lio.

Menurut Asrun, saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan guru terkait tempat tinggal dan tempat guru mengajar.

“Untuk di wilayah Sultra, pertama yang dilakukan adalah pendataan guru tempat tinggal dan tempat sekolah ia mengajar. Agar pendistribusian guru sesuai dengan mata pelajaran yang dibutuhkan di suatu sekolah,” ujarnya.

Selain itu, kata Asrun, zonasi guru akan memberikan manfaat kepada guru, karena jarak tempat tinggal dan tempat mengajar guru yang bersangkutan dekat. Sehingga, lanjutnya, akan memberikan efisien waktu tempuh serta bisa menghemat biaya transportasi.

“Sebenarnya, sistem zonasi guru sudah lebih dulu dilakukan di Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), hanya saja sisitem di daerah tersebut hanya tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja,” tuntasnya. (p1/r2)

Facebook Comments