Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Kadis ESDM Akui Pengawasan 393 IUP di Sultra Belum Optimal

38
Buhardiman. (FOTO:FAYSAL/BKK)

KENDARI, BKK- Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Buhardiman mengakui, pengawasan 393 perusahaan pemegang izin usaha pertambangan belum optimal. Pasalnya, kini baru ada 7 inspektur pertambangan yang mengawasi.

Pelaksana Tugas (Plt) ESDM Sultra, Buhardiman mengukapkan,

“Dalam udang-undang yang berhak mengawasi pertambangan adalah inspektur tambang. Dari 393 IUP, hanya 7 inspektur tambang yang akan dibagi dari jumlah IUP tersebut. Jadi, kasihan 7 orang mengawasi 393 IUP,” keluhnya, Sabtu (30/12).

Buhardiman mengungkapkan, kini pihaknya sedang menyeleksi 47 calon isnpektur tambang.

“Jadi, memang pengawan kita saat ini belum optimal,” katanya.

Buhardiman mengaku, selain kekurangan tenaga pengawas, pihaknya juga mengalami kendala keterbatasan anggaran pengawasan. Di mana, setiap tahun hanya diporsikan Rp300-500 juta.

“Padahal banyak IUP yang kita awasi yang baru tercatat secara resmi saja sudah 393, bagaimana dengan IUP-IUP lainya,” tandasnya.

Buhardiman menambahkan, idealnya ESDM Sultra juga harus dibekali dengan penyindik pegawai negeri sipil (PNS) yang kewenanganya sama dengan penyidik kepolisian dalam hal pengawasan pertambangan.

“Tapi sampai dengan hari ini, kita belum memiliki penyidik PNS, yang mampu menangkap ataupun mengadili, yang kira-kira mirip pansus,” katanya. (p3/man)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

// Prints content with layout that is selected in panels. // Location: "views/general/post/style-*.php"