Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Seorang Remaja Ditemukan Berlumur Darah di Lokasi Tertembaknya Randy

10

KENDARI, BKK- Dimas (19), ditemukan tergeletak berlumuran darah di depan Kantor Dinas Perindustrian Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tepatnya di Jalan Drs Abd Silondae Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Pelakunya masih misterius.

Di tubuh warga Kelurahan Tobuuha Kecamatan Puuwatu Kota Kendari tersebut ada luka tikam, saat ditemukan pada Sabtu (5/11) sekira pukul 23.30 Wita. Korban, sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Korem, namun nyawa tidak dapat tertolong.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga Ajun Komisari Polisi (AKP) Ketut Arya pada wartawan koran ini menerangkan, Minggu (6/11), sebelum korban ditemukan, pihaknya menerima informasi adanya balapan liar di area korban ditemukan.

“Mobil patroli ke sana, sudah sepi. Nanti sekitar pukul 01.00 Wita (Minggu dini hari) teman korban memberikan informasi, korban ditemukan berlumuran darah di bawah motornya di depan Kantor Disperindag Sultra,” terang Arya melalui telepon seluler.

Arya menyebutkan kondisi korban ditemukan ada luka tikaman di bagian leher. Korban, sambung dia, sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

“Jadi, saat dibawah itu, dia masih kayak ngorok,” kata Arya.

Lebih jauh, Arya menyebutkan, pihaknya masih melakukan lidik (penyelidikan) untuk mengungkap siapa pelaku yang menikam korban, saksi-saksi diperiksa, dan dilakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

“Jadi, dugaan awal korban ini salah sasaran. Dari keterangan saksi yang juga rekan korban, malam itu ada 2 orang sedang ribut, korban ini malah berhenti di sekitar situ sedang temannya yang lain pergi,” terang Arya.

“Tak lama kemudian korban ditemukan sudah tergeletak di bawah motornya di sekitar TKP meninggalnya almarhum Randy dan Yusuf,” sambungnya.

Randy dengan nama lengkap Immawan Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi adalah 2 mahasiswa Universitas Halu Oleo yang tewas saat aksi unjuk rasa 26 September, menolak Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta sejumlah RUU kontroversial. Keduanya terkapar saat terjadi bentrok antara mahasiswa demonstran dan aparat keamanan.

Randy tewas dengan sebuah lubang peluru dari bawah ketiak kiri tembus ke dada kanan. Sedangkan Yusuf tewas dengan kepala remuk.

Kembali ke remaja korban penikaman, Arya menambahkan, pihaknya juga memeriksa tanda-tanda darah dari korban, yang banyak tertumpah di tempat kejadian.

“Perkiraan, korban tidak ditikam di situ. Saat ini kita masih lidik, mudah-mudahan pelakunya cepat terungkap,” katanya. (p2/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.