Berita Kota Kendari Online
Cerdas Menyatakan Lantang Menyuarakan

Pengacara Randy Diundang Polda Gelar Perkara Hari Ini

50
Gubernur Ali Mazi menengok korban Yusuf Kardwai di Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Bahteramas Provinsi Sultra.

KENDARI, BKK- Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini akan melakukan gelar perkara kasus Immawan Randy (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19). Keduanya adalah mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO), yang tewas saat aksi unjuk rasa 26 September lalu di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah bentrok dengan aparat keamanan.

Kepastian adanya gelar perkara ini datang dari kuasa hukum Randy, Sukhtar yang dikonfirmasi wartawan koran ini, kemarin (5/11).

Sukhtar membenarkan telah mendapat surat pemberitahuan dari penyidik kasus Randy dan Yusuf, bahwa pada Rabu (6/11) akan dilakukan gelar perkara.

Lebih jauh, ia menerangkan, gelar perkara kasus penembakan Randy dan Yusuf dilakukan di 2 tempat. Satu dilakukan di Jakarta berkait penyidik Mabespolri dan juga dilakukan di internal Polda Sultra.

“Bersamaan akan dilakukan besok (hari ini, red). Berkait waktunya pagi atau siang, saya belum dapat info dari pihak Polda. Yang pastinya, surat pemberitahuannya besok (hari ini, red) tertanggal 6 November,” terang Sukhtar dari balik telepon.

Ia menambahkan, pada Selasa (5/11) penyidik juga melayangkan pemanggilan saksi-saksi untuk diperiksa.

Pihaknya, ujar Sukhtar, melakukan pendampingan terhadap saksi-saksi yang dipanggil tersebut.

“Sebenarnya ada 6 saksi. Namun yang hadir hari ini (kemarin, red) cuman 4 orang, karena 2 lagi berhalangan,” terangnya.

Masih kata dia, kasus tewasnya Randy dan Yusuf sudah proses projustitia, prosesnya sudah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

“Naiknya status ke posisi penyidikan akan memperjelas kasus ini, siapa tersangkanya. Kita harap prosesnya berjalan lancar, kami pengacara menunggu hasil gelar perkara besok (hari ini),” ujarnya.

Lebih lanjut Sukhtar menyebutkan, penetapan tersangka kasus tersebut merupakan tahap awal, masih ada  proses penuntutan serta proses jenjang-jenjang peradilan.

“Pastinya tabir awal proses hukum ini dengan adanya terduga, penetapan tersangka, hingga mengungkap jelas pelaku penembakannya sampai proses peradilan nanti,” jelasnya. (p2/iis)

Leave A Reply

Your email address will not be published.